Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Dream - Penerbitan uang baru rupiah membuat Malaysia ikut bergejolak. Negara serumpun tersebut langsung dilanda kabar bohong yang beredar di sosial media setempat.
Mengutip laman themalayonline, Selasa, 20 Desember 2016, warga Malaysia dihebohkan dengan pesan berantai yang beredar melalui Whatsapp. Isi pesannya menyebutkan akan ada penarikan uang dengan pecahan 1, 5, 50, dan 100 Ringgit Malaysia.
Lima pecahan uang tersebut dihapus seiring Bank sentral Malaysia, Bank Negara Malaysia (BNM), yang akan menerbitkan uang baru pada tahun 2017.
Rupaya kabar tersebut sampai ke telinga BNM. Bank sentral Malaysia pun mengeluarkan penyataan resmi yang membatah rumor tersebut.
" Bank Negara Malaysia memastikan jika berita tersebut tak benar," katanya.
BNM juga menegaskan lima pecahan uang yang dikabarkan akan dicabut juga masih tetap berlaku dan masih akan terus diedarkan.
© Dream
Dream – Desain baru uang kertas rupiah tak hanya menarik perhatian masyarakat Indonesia. Tampil dengan lebih sederhana, uang baru rupiah juga memancing rasa ingin tahu warga dari negara lain.
Saat netizen tanah air memperdebatan soal tampilan rupiah yang terlihat mirip mata uang negara China, Yuan, media asing juga menyoroti desain dan gambar uang baru tersebut.
Laman Latitudes, seperti dikutip Dream, Selasa 20 Desember 2016, bahkan menelusuri asal muasal penggunaan kata rupiah sebagai nama mata uang Indonesia. Laman itu menyebut rupiah berasal dari bahasa Sansekerta, rupya, yang berarti perak.
Ya, kata ini diperkenalkan pertama kali pada abad ke-16 di India Utara. Koin ini terbuat dari perak dan digunakan untuk nama mata uang, yaitu rupee (India) dan rupiah (Indonesia).
Sebelum kemerdekaan, mata uang yang digunakan adalah gulden Hindia Belanda. Nah, saat Indonesia merdeka, rupiah diperkenalkan sebagai mata uang Indonesia, pada perang kemerdekaan tahun 1945-1949, rupiah punya beberapa versi. Kini, setiap 10 tahun sekali, rupiah desain baru dirilis oleh bank sentral Indonesia, Bank Indonesia.
Inilah dua hal yang jadi perhatian dunia terhadap uang kertas baru rupiah:
© Dream
Tak disangka, ada dua kekhasan rupiah yang menarik perhatian global. Keduanya ini adalah desain dan gambar serta denominasi. Dikatakan bahwa ada ada beraneka ragam gambar dan desain di setiap lembar dan keping rupiah yang dirilis.
Setiap lembar dan keping uang rupiah yang dirilis, memiliki desain dan gambar yang berbeda-beda. Tapi, yang seri teranyar ini menampilkan gambar pahlawan dan pemandangan alam atau budaya untuk setiap lembaran uang kertas yang beraneka ragam.
Misalnya, uang lembar Rp1.000 ini berwarna dominan biru dan hijau serta menampilkan pahlawan nasional Kapiten Pattimura dan pemandangan alam Maitara dan Pulau Tidore. Untuk Rp100 ribu, ditampilkan tokoh proklamator Indonesia, Soekarno dan Moh. Hatta.
© Dream
Pada zaman dahulu kala, nominal rupiah masih kecil. Uang Rp1.000 terbilang cukup banyak. Bank Indonesia pun pernah menerbitkan uang senilai Rp 5 ke atas. Sejak itulah, semuanya berubah.
Inflasi terjadi pada tahun 1960 dan 1970 selama krisis keuangan Asia. Krisis ini membuat rupiah mengalami devaluasi sangat tinggi. Ini adalah masalah bagi masyarakat Indnesia. Konsumen harus membawa uang dalam jumlah besar.
Rencananya, BI akan menyederhanakan nominal rupiah. Istilah kerennya, redenominasi. Tiga angka 0 di belakang nilai, akan dipangkas. Misalnya Rp100 ribu akan ditulis menjadi Rp100. Meskipun angkanya sederhana, nilainya pun tetap sama. Tapi, beberapa orang takut redenominasi ini akan meningkatkan devaluasi rupiah.(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?