Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Kaum muslim India harus menjalani bulan puasa tahun ini dengan uang belanja lebih besar. Cuaca panas serta belum turunnya hujan telah membuat tingkat inflasi di negara ini melonjak tinggi.
" Harga barang saat ini sudah terlampau tinggi. Hampir semua barang harganya naik dua kali lipat dibandingkan setahun yang lalu. Kami terpaksa berbelanja sepanjang bulan ini," kata muslimah India, Shadab Zafar seperti dikutip dari laman Onislam.net, Jumat, 11 Juli 2014.
Shadab mengaku tak berani memikirkan kenaikan harga jual barang kebutuhan pokok sampai perayaan Idul Fitri mendatang.
Bagi 160 juta penduduk muslim India, Ramadan tak hanya menjadi waktunya menjalankan puasa namun juga berpesta.
Penduduk muslim di berbagai kota di India memadati pasar-pasar untuk membeli sejumlah kebutuhan pokok. Kebiasan ini tetap dilakukan meskipun harus merogoh kocek cukup dalam.
Muslim India biasanya menggelar acara berbuka puasa bersama yang tak hanya dihadiri anggota keluarga. Makanan seperti daging bebek dan hidangan tradisional merupakan menu yang tak boleh ketinggalan.
Namun tahun ini, kebiasaan tersebut tampaknya tak lagi berlaku terutama bagi masyarakat kelas menengah.
" Kami kesulitan untuk mengatur pengeluaran pada bulan ini. Setiap orang berharap acara berbuka puasa diisi banyak makanan," ujar Shabnam Khan.
" Namun sekarang kami harus sedikit mengontrolnya karena harga buah dan barang-barang lainnya sudah terlalu mahal."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya