Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Uang NKRI Pecahan 100 Ribu (sumber: Kemenkeu.go.id)
Dream - Bank Indonesia (BI) menegaskan pencetakan uang kertas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baru takkan menambah jumlah uang yang beredar di masyarakat.
Direktur Eksekutif Pengelolaan Uang Lambok A. Siahaan saat dijumpai usai Peluncuran Uang NKRI di Gedung BI, Jakarta, Senin, 18 Agustus 2014.
" Tidak ada penambahan jumlah uang beredar karena kita sudah perhitungkan kebutuhan uang dengan melihat pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, dan suku bunga," tegas Lambok.
Menurut Lambok, BI bertugas memastikan kebutuhan uang masyarakat terpenuhi. Saat ini, kebutuhan uang atau jumlah uang yang beredar mencapai Rp 500 triliun.
" Jadi kami mencetak untuk kebutuhan transaksi masyarakat. Seluruh wilayah NKRI memperoleh pecahan uang yang cukup, nominal yang sesuai, tepat waktu di sana, dan aman," paparnya.
Lambok menambahkan jumlah uang NKRI pecahan Rp 100 ribu ini cukup memenuhi kebutuhan masyarakat, apalagi uang Rp 100 ribu Tahun Emisi 2004 masih tetap berlaku. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan uang pecahan tersebut.
" Saat ini cukup, biasa kalau awal-awal pengedaran uang, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan uang baru itu cukup besar. Namun, nanti akan kembali normal," tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?