Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bagi sebagian besar pegawai di Indonesia, gaji dianggap masih menjadi pesona yang tak bisa diremehkan. Bahkan gaji menjadi faktor utama bagi para pekerja dalam menentukan karir yang akan dipilih.
Mengutip hasil survei terbaru dari JobStreet.com Indonesia, Jakarta, Senin, 18 Agustus 2014, sebanyak 94,23 persen karyawan di Indonesia masih menganggap gaji sebagai hal terpenting dalam menentukan karir yang akan dipilih.
Survei yang dibuat pada 18,275 responden pada Juli 2014 ini dikuti oleh 63,24 persen pria dan 36,58 persen wanita.
Di tengah banyaknya karyawan yang mengandalkan gaji sebagai faktor utama karir, sebanyak 5,56 persen responden justru tak menganggapnya sebagai patokan utama mencari pekerjaan.
Bahkan 0,21 persen karyawan menilai besaran gaji tidak penting dalam menentukan karir yang dipilih.
Dalam memilih karir, para pegawai dan pencari kerja umumnya memperhatikan lima komponen penting kala melihat lowongan kerja. Kelima komponen itu adalah bran atau nama perusahaan, benefit (keuntungan), gaji, uraian kerja, dan terakhir lokasi kerja.
Dari survei yang dibuat Jobstreet Indonesia, sebanyak 33,14 persen para pencari kerja menyatakan gaji menjadi hal pertama yang dilihat dari lowongan kerja.
Komponen kedua yang menjadi fokus perhatian adalah uraian kerja (25,73 persen), nama perusahaan (25,64 persen), lokasi perusahaan (10,06 persen). Sementara benefit atau keuntungan yang didapat selama menjadi pegawai menjadi hal terakhir yang jadi fokus perhatian pencari kerja.
Dengan hasil survei tersebut, para pencari kerja dipastikan langsung tertarik melihat iklan lowongan kerja yang mencatumkan besarnya kisaran gaji dari posisi pekerjaan. Hal ini hendaknya menjadi perhatian para pemasang iklan guna mendapatkan kandidat terbaik.
Perusahaan juga diimbau lebih terbuka mengenai kisaran gaji untuk mempermudah kedua pihak. Para pencari kerja hanya akan melamar pekerjaan sesuai gaji yang diharapkan. Bagi perusahaan, kandidat yang dipilih akan langsung diseleksi berdasarkan kisaran gaji yang tercantum dalam iklan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya