7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Bisnis UMKM Kuliner. (Foto; Shutterstock)
Dream - Pandemi Covid-19 memukul beragam sektor perekonomian. Sektor UMKM menjadi korban yang paling terdampak pandemi tersebut.
Gojek Indonesia, melalui GoFood, membantu UMKM agar bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19.
Pada Selasa 10 November 2020, Head of Gofood Merchant Marketing, Felicia Wijaya, Gojek memberikan pelatihan kepada mitra UMKM yang bergabung dengan Komunitas Mitra GoFood (KOMPAG), wadah bagi para mitra untuk membangun jaringan dan mendukung UMKM naik kelas.
Melalui KOMPAG, UMKM akan diberikan pelatihan-pelatihan tentang berjualan online, memasarkan produk, dan kreativitas dalam berusaha.
" Ragam solusi teknologi dan inisiatif pelatihan dari Gojek membuat UMKM bisa beradaptasi," kata Felicia dalam " Komitmen GoFood Dorong Pertumbuhan Bisnis UMKM Melalui Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), Selasa 10 November 2020.
Misalnya, kata Felicia, anggota KOMPAG akan diberikan pelatihan memotret foto dengan angle yang tepat dan menggunakan smartphone. Kemudian, mereka juga diajarkan cara marketing melalui media sosial.
" Dikasih tahu tren sosmed seperti apa," kata Felicia dalam webinar.
Selain itu, Gojek juga mengajarkan para mitra UMKM untuk menerapkan protokol kesehatan dan menjaga higienitas produk. Tujuannya agar bisnisnya tetap bertahan dan kepercayaan konsumen bisa terjaga.
" Selama pandemi, kami memastikan protokol hygiene diterapkan oleh mitra GoFood. Kami mendukung penerapan protokol kesehatan. Di sini, mitra usaha melakukan safety hygiene, lalu submit ke kami supaya konsumen percaya kepada bisnis kami," kata dia.
Sekadar informasi, KOMPAG didirikan pada 21 Oktober 2019. Komunitas ini memiliki anggota sebanyak 26 ribu pada Januari 2020 dan jumlahnya melesat jadi lebih dari 67 ribu anggota pada Oktober 2020.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?