Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bagaimana Caranya Dompet Tak Kosong Melompong Setelah Mudik?
Dream – Saat akhir Ramadan, sebagian masyarakat Muslim berbondong-bondong mudik ke kampung halaman. Mereka ingin merayakan hari raya Idul Fitri bersama sanak keluarga.
Beragam persiapan dipersiapkan matang. Mulai dari membeli baju Lebaran, menyediakan uang angpao, sampai memperbaiki mobil supaya tidak ngadat di tengah jalan.
Tak jarang para pemudik merasa pengeluarannya justru berlebih ketika mudik. Bahkan, setelah Lebaran hingga gajian, dompet menipis. Bahkan, uang gaji bulan ini habis tak tersisa dan masih ada 5-10 hari lagi untuk gajian.
Tak mau seperti ini?
Perencana keuangan bersertifikat, Kaukabus Syarqiyah, mengatakan pengelolaan uang setelah Lebaran sebaiknya turut dilakukan ketika sedang merencanakan mudik. Syarqiyah menyarankan pemudik agar menetapkan anggaran setelah Lebaran menjelang gajian.
“ Misalnya, Rp100 ribu per hari untuk 10 hari. Ini jangan diganggu gugat,” kata dia ketika dihubungi Dream di Jakarta, ditulis Minggu 10 Juni 2018.
Syarqiyah mengatakan alokasi dana ini bisa mencegah pemudik untuk mendapatkan uang dengan berbagai cara ketika sedang kepepet.
“ Jangan sampai juga saking tipisnya, lalu menjual aset dan emas, mengosongkan tabungan, sampai utang,” kata dia.
Tak hanya itu, alokasi dana ini juga mencegah para pemudik menyalahkan kondisi karena keuangannya tiris. Apalagi sampai menyesal telah memberi angpao untuk sanak family.
“ Menyenangkan saudara itu perbuatan yang mulia. Kita memberikan yang terbaik untuk keluarga. Tapi, ketika kantong kempis, jangan sampai menyalahkan keadaan,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya