Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Uzbekistan Ingin Meraup Pasar Keuangan Global Dengan Keuangan Syariah. (Foto: Nationalsonline.org)
Dream – Uzbekistan mulai mempertimbangkan keuangan syariah. Negara ini berencana mengatur regulasi dan lembaga keuangan syariah untuk mengembangkan sektor perbankan.
Presiden Uzbekistan, Shavkat Mirziyoyev berharap bisa mengubah perekonomian nergaranya sekaligus ikut menikmati pasar keuangan syariah global.
Dilansir dari Gulf Times, Kamis, 2 Agustus 2018, Uzbekistan telah meliberalisasi peraturan valuta asing dan melonggarkan peraturan bagi bank Kazakhstan yang ingin mendirikan anak usaha di Uzbekistan. Pembentukan lembaga ini diumumkan di situs web pemerintah. Ini akan memungkinkan produk keuanga syariah, seperti sukuk dan asuransi syariah, masuk ke pasar Uzbekistan.
“ Ini diharapkan bisa mendorong peluncuran sistemik industri keuangan syariah di Uzbekistan,” kata penasihat untuk Menteri Investasi dan Pembangunkan Kazakhstan, Yerlan Baidaulet.
Baidaulet mengatakan pendekatan Uzbektistan mungkin lebih berhasil. Pendekatan ini bisa menciptakan koordinasi di semua instansi pemerintah, termasuk Kementerian Keuangan dan otoritas pajak. “ Amandemen baru ini sedang dipelajari secara menyeluruh oleh pemain pasar luar,” kata dia.
Sekadar informasi, Uzbekistan merupakan salah satu negara pecahan Soviet. Di Asia Tengah, negara ini paling padat penduduknya dan mayoritas penduduknya beragama Islam. Regulasi keuangan syariah juga turut mendapatkan bantuan dari Islamic Development Bank (IDB) yang berbasis di Arab Saudi.
Bagi Uzbekistan, keuangan syariah menjadi cara baru untuk menarik investasi dari Timur Tengah dan Asia Tenggara. Keuangan ini juga bisa mendorong inklusi keuangan di pasar konsumen yang belum berkembang dan sektor perbankan yang didominasi oleh pemberi pinjaman negara.
Ada beberapa produk keuangan syariah yang ditawarkan oleh pemberi pinjaman Uzbekistan. Regulasi keuangan syariah yang baru ini akan membuat produk keuangan menjadi lebih murah dan membuka pintu untuk produk keuangan syariah yang baru.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya