Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Viral PNS Dinkes Jakarta Pamer Gaji Rp34 Per Bulan (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Nama Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ngabila Salama baru-baru ini viral. Wanita yang berprofesi sebagai dokter ini mengaku punya penghasilan puluhan juta per bulan.
Dalam akun Twitter @ngabila, Ngabila mengaku mendapat take home pay (THP) Rp34 juta sebulan meski jabatannya sebagai PNS baru di level eselon 4.Dia juga mengaku kenal dekat dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
" Saya teman Menkes tiap saat bisa saya kritik kapan saja. Saya bukan bawahnnya. ASN mah kalau mau jilat itu jilat atasannya langsung promosiin," tulis Ngabila melalui akun Twitter @Ngabila.
“ Saya eselon 4 di DKI, THP sudah Rp 34 juta sebulan ngapain capek-capek jadi eselon 2 Kementerian (Kesehatan). Kalau gak kenal saya, jangan nakal,” ungkapnya.
Cuitan Ngabila yang membeberkan penghasilan fantastisnya lantas membuat heboh warganet. Ngabila akhirnya memutuskan menghapus cuitannya sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya.
" Saya juga meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang dirugikan juga instansi saya atas perbuatan yang tidak bijak tersebut,” katanya.
Dia menutup permohonan maaf itu dengan ucapan doa. “ Semoga Allah selalu memberi kemudahan, rizki, kesuksesan untuk semua saudara saya yang membaca. Nikmat sehat yang tak terhingga dan kebahagiaan bersama keluarga. Aamiin YRA," tambahnya.
Setelah ramai pengakuan tentang penghasilan bulannya tersebut, belakangan terungkap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Ngabila sebagai pejabat negara eselon dua dalam laporan periode tahun 2022.
Dalam LHKP tersebut terungkap harta kekayaan Ngabil hanya mencapai Rp73.188.080.
Jabatan Ngabila disebut sebagai Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta. Dalam laporan tersebut, Ngabila memiliki aset berupa satu mobil senilai Rp40 juta.
Harta kekayaan lain yang dimiliknya adalah kas dan setara kas senilai Rp33.188.080 dan Ngabila tercatat tidak memiliki utang. Sehingga total kekayaan Ngabila sebagai eselon 2 seluruhnya mencapai Rp73.188.080.
Dream - Nama Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banten, Ati Pramudji Hastuti sedang menjadi sorotan usai hartanya terungkap mencapai Rp24,5 miliar.
Nominal ini bahkan lebih besar dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung Reihana yang memiliki gaya hidup hedon, hingga diperiksa KPK belum lama ini untuk mengklarifikasi harta kekayaannya.
Kekayaan Reihanna mencapai hanya mencapai Rp2,7 miliar, jauh lebih kecil yang dimiliki dari Ati Pramudji Hastuti.
Kekayaan Kadinkes Banten ini menjadi viral setelah adanya cuitan dari akun Twitter @bung_madin.
Dia menuliskan anak-anak yang menderita TBC semakin meningkat dan menjadi penyakit menular yang sangat mengerikan. Namun di balik menderitanya anak-anak Banten ada Kadinkes Banten bernama Ati Pramudji tersebut yang menjadi “ ASN Terkaya” di Banten.
“ Dibalik " Menderitanya" Anak2 di Banten, akan tetapi tdk bagi seorang Kadinkes Banten, yg bernama ATI PRAMUDJI yg telah menjadi orang nomor satu " ASN TERKAYA" di Provinsi Banten,” katanya.

Dia juga menilai, fasilitas kesehatan di Banten termasuk dalam pelayan publik yang sangat buruk. Dalam postingan yang lain, dia mempertanyakan dari mana harta yang dikumpulkan Kadinkes Banten.
“ Bung Madin melihat laporan di LHKPN bahwa tercatat harta kekayaan Ati Pramudji sekitar 23,10 Miliar. Setelah dibandingkan dgn Kadinkes Lampung REIHANA hanya memiliki 2,7 Miliar. Dapet uang darimana Bu,” tulisnya.

Total kekayaan Ati Pramudji Hastuti berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK tahun 2022 tercatat mencapai Rp24.588.195.207 (Rp24,5 miliar).
Ati memiliki tanah dan bangunan dengan total Rp18.325.000.000 (Rp18 miliar) yang tersebar di Tangerang, Jakarta, Yogyakarta, Bogor, dan Bandung. Selanjutnya kekayaan alat transportasi dan mesin senilai Rp430.000.000 (Rp430 juta).
Adapun harta bergerak lainnya sebesar Rp813.345.306 (Rp813 juta). Dan harta lainnya sebesar Rp3.335.100.000 (Rp 3,3 miliar). Kadinkes Banten ini juga tercatat tak memiliki utang. Sehingga total kekayaannya mencapai Rp24,5 miliar.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan