Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Seekor Cicak Sedang Merayap Di Kayu. (Foto: Shutterstock)
Dream – Cicak mungkin menjadi hewan yang menjijikkan, bahkan menakutkan. Tapi, reptil ini menjadi komoditas dagang yang menjanjikan.
Malah, cicak bisa menembus pasar ekspor ke Tiongkok.
Dikutip dari Liputan6.com, Senin 8 April 2019, peluang bisnis jualan cicak ini ditangkap oleh Ita Purwita. Wanita berusia 23 tahun ini menjual cicak dalam keadaan mati kering.
Ita mengatakan bisnis cicak ini dimulai sang ibu sejak 16 tahun yang lalu. Kini, usahanya dikembangkan oleh perempuan asal Cirebon, Jawa Barat.
Ita baru menjalankan bisnis ini sekitar setengah tahun. “ Awalnya ada permintaan, dikirim ke Surabaya,” kata dia kepada Liputan6.com.
Ita mengatakan hewan ini dicari untuk dijadikan bahan baku obat terutama ramuan obat Tiongkok. Makanya, permintaan dari Negeri Tirai Bambu ini terbilang tinggi.
“ Biasanya untuk obat. Itu diambil semua bagian tubuh cicak, seperti langsung digiling,” kata dia.
Cicak-cicak mati ini didapatkan dari Cirebon dan sekitar Jawa Tengah. Hewan itu didapat dari pengepul dalam keadaan hidup, lalu dikeringkan. Agar lebih kering, cicak-cicak yang sudah mati ini dijemur di bawah sinar matahari.
“ Kemudian baru dijual,” kata dia.
Setiap bulannya, Ita bisa mengirimkan 1 kuintal cicak mati. Harga cicak mati kering itu juga tidak murah.
“ Harga per kilogramnya itu Rp250 ribu,” kata dia.
Dari bisnis ini, perempuan itu meraup omzet sampai Rp5 juta per bulan. Ita berharap usahanya terus berkembang dan bisa menjual cicaknya ke lebih banyak negara.
“ Semoga (bisnisnya) bisa terus berkembang,” kata dia.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Septian Deny)
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele