Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hati-hati Ketika Bertransaksi Di ATM.
Dream – Sahabat Dream, kasus skimming menjadi sorotan publik belakangan ini. Hal ini bermula dari kasus raibnya uang belasan nasabah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero)/BRI yang mendatangani kantor cabang BRI di Kediri, Jawa Timur.
Sekretaris Perusahaan BRI, Bambang Tribaroto, meminta nasabah untuk meningkatkan keamanan bertransaksi dengan kartu debit. Misalnya dengan mengganti PIN secara berkala.
Selain mengganti PIN, ada juga harus dilakukan. Kamu perlu waspada ketika bertransaksi di galeri ATM.
Bisa jadi ada “ panjang tangan” yang siap menggasak uangmu di tabungan. Celakanya, dia tak terlihat oleh mata.
Ada lima hal yang harus diperhatikan sebelum bertransaksi di mesin ATM. Pertama, slot kartu ATM. Pencuri sering memasang slot palsu di mesin ATM. Slot ini dipasang alat untuk menyalin data kartu ATM. Jika slot terasa longgar dan ada selotip di sekitarnya, artinya slot kartu ini palsu.
Kedua, tampilan mesin ATM yang mencurigakan. Perhatikan betul bagian depan mesin ATM. Biasanya pelaku membuat tampilan depan mesin ATM yang sangat mirip dan nasabah tertipu. Jika tak berhati-hati, nasabah harus siap kehilangan uang. Tak hanya merekam PIN, mesin ATM ini juga akan mengambil uang yang keluar dari mesin asli.
Ketiga, tombol ATM terasa aneh. Biasanya, tombol ATM di mesin ATM ini keras. Kalau tombol terasa tipis, longgar, dan lembut, bisa jadi itu adalah tombol mesin ATM yang palsu. Tombol ini sengaja dipasang untuk mencatat nomor PIN. Kalau kamu menekan PIN kartu debit dengan tombol itu, nomor-nomor PIN akan terkirim melalui sambungan WiFi.
Keempat, penjahat biasanya menggunakan alat plastik yang ditaruh di mesin pembaca kartu. Ketika kamu menarik uang, uangmu justru terjebak di dalam mesin. Lalu, mesin akan memintamu untuk memasukkan mesin ATM. Lebih baik tinggalkan kartu ATM yang “ tertelan” mesin dan membiarkan pencuri mengambil kartu daripada kamu memberikan pin ATM kepada pencuri.
Kelima, orang yang mengantre di luar ATM. Nah, ini harus kamu waspadai. Ketika kartu PIN terjebak, jangan terima tawaran bantuan dari orang lain. Bisa jadi itu penjahat yang siap mencuri uangmu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya