Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

BUMN Indonesia Renovasi Istana Presiden Niger

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 13 Agustus 2018 12:02
BUMN Indonesia Renovasi Istana Presiden Niger
Nilai proyeknya mencapai Rp370 miliar.

Dream – PT Wijaya Karya Tbk (Persero)/WIKA kembali menggarap proyek di luar negeri. Kali ini, BUMN konstruksi akan merenovasi istana presiden Niger.

Dilansir dari akun Instagram Kementerian BUMN, @kementerianbumn, Senin 13 Agustus 2018, perusahaan pelat merah ini meneken kontrak Proyek Pembangunan Renovation Presidential Palace Republik Niger. Nilai proyek ini setara dengan Rp370 miliar.

Penandatangan ini dilakukan oleh Direktur Operasi Luar Negeri Wijaya Karya, Destiawan Soewardjono, dan Chief of Cabinet Republik of The Niger, Ouhomoudou Mahamadou.

Destiawan mengapresiasi pemerintah Nigeria karena mempercayai WIKA untuk menggarap proyek renovasi ini. Kerja sama ini pertama kali digagas saat Presiden Niger melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada bulan Oktober 2017. Kala itu Indonesia memberikan dukungan penuh kepada pemerintah Niger dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur, yang diinisiasi dengan proyek renovasi istana presiden ini.

Proyek Renovasi Palais Presidentiel atau Istana Presiden merupakan entry point bagi WIKA untuk masuk ke pasar Afrika Barat.

Acara yang berlangsung selama 30 menit di Istana Presiden Nigeria tersebut diawali dengan pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Wamenlu RI), A.M. Fachir, Duta Besar RI untuk Nigeria merangkap Niger, Harry Purwanto, Direktur Operasi WIKA, Destiawan Soewardjono dan Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Daniel Tumpal dengan Yang Mulia Presiden, Issoufou Mahamadou.

 

PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. (WIKA) @ptwijayakarya telah menandatangani kontrak Proyek Pembangunan Renovation Presidential Palace Republik Niger. Kontrak tersebut ditandatangani oleh Direktur Operasi Luar Negeri Perseroan Destiawan Soewardjono dan Ouhomoudou Mahamadou, selaku Chief of Cabinet Republik of The Niger dengan nilai 23,665 juta Euro atau setara Rp370 miliar. . Acara yang berlangsung selama 30 menit di Istana Presiden Niger tersebut diawali dengan pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Wamenlu RI), A.M. Fachir, Duta Besar RI untuk Nigeria merangkap Niger Harry Purwanto, Direktur Operasi WIKA Destiawan Soewardjono dan Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Daniel Tumpal dengan Yang Mulia Presiden Issoufou Mahamadou. . . Direktur Operasi Luar Negeri Perseoan, Destiawan Soewardjono memberikan apresiasi dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Pemerintah Niger atas kepercayaan dan dukungannya kepada WIKA selaku BUMN Pertama di Indonesia yang berpartisipasi dalam program pembangunan negara tersebut. . Kerjasama ini pertama kali digagas saat Presiden Niger melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada bulan Oktober 2017, dimana Indonesia memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Niger dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur, yang diinisiasi dengan proyek renovasi istana presiden ini. . Proyek Renovasi Palais Presidentiel atau Istana Presiden merupakan entry point bagi WIKA untuk masuk ke pasar Afrika Barat. Dimana WIKA saat ini telah eksis lebih dari 10 tahun di beberapa negara di wilayah Asia Pacific, Timur Tengah dan Afrika Utara dengan portofolio proyek-proyek infrastruktur dan gedung. . #WijayaKarya #BUMNhadiruntukNegeri

A post shared by Akun resmi Kementerian BUMN RI (@kementerianbumn) on

Beri Komentar