Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (abc.net.au)
Dream - Pemerintah berencana membangun Athlete Village (kampung atlet) untuk menyambut Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan salah satunya di DKI Jakarta. Terpilihlah Kemayoran sebagai lokasi kampung tersebut.
Pelaksanaan Asian Games 2018 di Indonesia merupakan momentum yang tidak hanya penting bagi penyelenggara Asian Games (Pemprov DKI Jakarta), tetapi bagi pemerintah Indonesia untuk membuktikan bahwa sebagai negara berkembang layak untuk mengadakan acara olahraga multi event, sekaligus sebagai ajang promosi pariwisata yang nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai dengan harapan pemerintah.
Namun, pembangunannya masih dalam tahap pembahasan karena adanya perbedaan persepsi antara Pemprov DKI dengan Kementerian PUPR. Dalam Rapat Koordinasi dengan Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian PUPR memiliki perspektif yang beragam mengenai rencana pembangunan kampung atlet.
Pandangan dari Pemprov DKI Jakarta yaitu setelah Asian Games berakhir, kampung atlet akan menjadi wilayah komersial. Sedangkan, Kementerian PUPR berpendapat kampung atlet dijadikan Rumah Susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) setelah berakhirnya Asian Games.
" Kedua perspektif tersebut akan dilihat mana yang feasible secara regulasi, komersial, maupun politik," ujar Sofyan seperti dikutip dari laman ekon.go.id, Sabtu 14 Maret 2015.
Adapun menurut International Olympic Committee (IOC), induk organisasi olahraga dunia, terdapat beberapa persyaratan untuk menjadi tuan rumah Asian Games yang antara lain dukungan pemerintah, kampung atlet (athlete village), serta fasilitas penunjang lainnya.
Lokasi kampung atlet (athlete village) terletak di dalam kawasan Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat. Lokasi berjarak sekitar 500 m disebelah selatan Pintu Tol Kemayoran dan berlokasi di sisi kanan Jalan Benyamin Sueb dari arah utara ke selatan.
Sementara itu, Komplek Jakarta International Expo berlokasi tidak jauh dari lokasi tersebut. Selain itu, waktu tempuh berkendara dari lokasi menuju beberapa aktifitas utama di Kota Jakarta adalah sebagai berikut : a) Semanggi = 30 menit; b) Pintu Tol Kemayoran = 2 menit; c)Bandara Soekarno Hatta = 20 menit; d) Balai Kota Jakarta = 20 menit; e) kawasan pusat bisnis Jakarta = 30 menit.
Hasil rapat itupun memutuskan pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta harus segera memprioritaskan persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 terlebih dahulu. Untuk rencana penggunaan kampung atlet sebagai wilayah komersial atau rumah susun bagi MBR setelah Asian Games selesai dapat didiskusikan lebih lanjut.
“ Pada intinya adalah sepakat untuk pembangunan kampung atlet di Kemayoran, pemanfaatan kampung atlet setelah Asian Games berakhir dapat dibicarakan lebih lanjut, dan percepatan Keputusan Presiden terkait penunjukkan panitia pelaksana Asian Games ” tandasnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya