Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Asing Jual Saham, Indeks Syariah Lesu Sambut Akhir Pekan

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 13 Maret 2015 16:22
Asing Jual Saham, Indeks Syariah Lesu Sambut Akhir Pekan
Delapan jurus Presiden Jokowi menangkal rupiah tampaknya ditanggapi dingin pelaku pasar.

Dream - Bursa saham Indonesia terpeleset ke zona merah jelang libur akhir pekan. Jurus Presiden Joko Widodo mengangkat rupiah seolah tenggelam dengan aksi para investor asing yang kembali melepas saham.

Berbaliknya indeks saham ke zona negatif berlawanan arah dengan sebagian besar bursa regional.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 13 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tergelincir ke level 172,876, atau turun tipis 0,050 poin (0,03%).

ISSI sebetulnya di buka di zona hijau dan sempat menguat ke level tertinggi 173,684. Tekanan aksi jual pasar justru membalikan laju ISSI ke zona negatif.

Tergerusnya ISSI terpicu koreksi saham yang dialami 95 emiten syariah. Padahal aksi beli pasar telah menggiring 72 emiten ke zona hijau dan 67 lainnya bertahan stagnan.

Jelang akhir pekan ini pelaku pasar memperdagangkan 26,48 miliar saham bernilai Rp 3,22 triliun.

Koreksi juga dicetak indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) yang dibuka menguat justru tergelincir 0,097 poin (0,01%) ke level 723,676.

JII mengikuti arah pelemahan yang dicetak 14 emiten bluechips syariah. Sementara 12 emiten melaju positif dan 4 lainnya memilih bertahan stagnan.

Sama dengan ISSI, JII juga sempat memberikan harapan usai dibuka menguat. JII bahkan sempat mencetak level tertinggi di 727,840. Namun aksi jual jelang penutupan, mendorong JII masuk zona merah.

Emiten tambang, ITMG menjadi saham bluechips pencetak kenaikan tertinggi (top gainer) dengan menguat Rp 350. Disusul MPPA yang menguat Rp 130, AKRA Rp 50, UNVR Rp 50, dan SMRA Rp 40 per saham.

Lantai bursa saham Indonesia sore ini memang didominasi pelemahan indeks acuan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 13,366 poin (0,25%) ke level 5.426,466.

Pelaku pasar mentransaksikan 49,60 miliar saham bernilai Rp 5,16 triliun. Pemodal asing kembali menggelar aksi lepas saham dengan mencetak nett sell Rp 465 miliar

Dari pasar keuangan, laju kurs rupiah belum bisa lepas dari tekanan. Terdepresiasi 37 poin (0,28%), rupiah sore ini bertengger di level 13.187 per dolar AS.

Beri Komentar