Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Menkeu Akui Penghapusan Subsidi Premium Selamatkan Negara

Reporter : Ramdania
Jumat, 13 Maret 2015 19:02
Menkeu Akui Penghapusan Subsidi Premium Selamatkan Negara
Melemahnya nilai tukar rupiah memberikan dampak membengkaknya anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun, ini tidak terjadi karena pemerintah sudah lebih dulu mencabut subsidi terebut.

Dream - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyampaikan, reformasi kebijakan di bidang subsidi yang telah dilakukan pemerintah, memberi dampak positif bagi keadaan saat ini.

" Dengan kita melakukan reformasi subsidi dalam bentuk penghapusan subsidi premium dan subsidi tetap untuk solar, maka perubahan kurs ini tidak berpengaruh terhadap BBM," ujar Bambang seperti dikutip dari laman kemenkeu.go.id, Jumat, 13 Maret 2015.

Bambang menjelaskan jika depresiasi terjadi sebelum reformasi kebijakan subsidi, pelemahan kurs dapat meningkatkan naiknya anggaran subsidi BBM, sehingga defisit juga akan ikut terkerek naik. Jika ditambah dengan ikut naiknya harga minyak, kemungkinan defisit dapat melampaui 3 persen.

Ke depan, lanjut Bambang, pemerintah akan merumuskan respon kebijakan untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan. Ini ditujukan untuk menekan laju pelemahan mata uang dalam negeri.

“ Kita bisa seperti negara lain, yang ketika mengalami pelemahan mata uang, pelemahannya relatif kecil. Atau malah dalam beberapa kasus mengalami apresiasi,” pungkasnya.

Sebelumnya di kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengungkapkan bahwa defisit transaksi berjalan harus dapat diatasi, karena telah menjadi permasalah dalam 2-3 tahun terakhir ini.

“ Akan ada sejumlah upaya supaya CAD (Current Account Deficit) itu akan teratasi secara pelan-pelan. Karena kita sadar itu adalah masalah yang kita hadapi 2-3 tahun terakhir ini,” ujar Sofyan. (Ism) 

Beri Komentar