Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Foto: Tangkapan Layar Kanal YouTube Frankav12
Dream - Sate Madura merupakan salah satu olahan daging yang banyak menjadi favorit orang. Potongan daging yang dibakar dan disajikan bersama bumbu kacang ini selalu menggoda selera.
Halimah merupakan salah satu penjual sate asal Bangkalan, Madura yang sukses di daerah Bogor, Jawa Barat. Omzet sate Madura miliknya dilaporkan bisa mencapai Rp10 juta per hari.
Melansir dari unggahan di kanal Youtube Frankav12, Halimah menceritakan tentang bisnis kuliner yang dijalaninya. Merantau dari kampung halamannya di Madura, Halimah mencoba peruntungan dengan berjualan sate di Bogor, Jawa Barat.
Meski telah dibantu sembilan orang karyawan, Halimah mengaku masih sering kewalahan melayani permintaan dari konsumen. Saking banyaknya pembeli yang datang. Halimah setiap harinya menghabiskan sekitar 50 sampai 60 kilogram daging ayam yang diolah menjadi sate.
" Kalau ayam 50-60 kilo per hari. Kalau (sate) kambing udah pada pesen dari siang pada WA gitu. Apalagi sopnya sampai itu biasanya langsung habis. Kalau sop kambing paling lama 1 jam udah habis di sini," kata Halimah.
Meski hanya berjualan di warung sederhana pinggir jalan, setiap hari Halimah mampu menghasilkan omzet mencapai puluhan jutaan rupiah.
" Kalau omzet di sini aja ya beda sama yang di sana, itu paling Rp7 juta sampai Rp10 juta sehari," ungkapnya.
Setiap kali baru membuka warungnya, Halimah mengaku lapaknya selalu langsung ramai dikerubuti pembeli. Di bulan puasa seperti ini, omzet yang didapat Halimah pun disebut bisa meningkat drastis mencapai Rp10 juta.
Wanita asal Bangkalan Madura itu mengaku jika kesuksesannya itu didapat tak semudah membalikkan telapak tangan. Ia mengatakan, memulai bisnis jualan sate itu benar-benar dari nol tanpa memiliki modal.
" Dulu saya yang merintis awal-awal ya buat makan aja kita susah. Asalkan kita sabar mau usaha. Dulu di sini kan kita ikut orang numpang gitu modal juga bener-bener 0. Ya itu pokoknya harus semangat," kata Halimah.
Kini, bisnis warung sate yang dikelola Halimah sukses menjadi incaran pembeli. Ratusan porsi sate dan sop kambing yang disediakan di warungnya bisa ludes hanya dalam hitungan jam.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan