(Foto: Desain Fotografi Inspiras)
Dream - Mandi adakag rutinitas untuk membersihkan tubuh setelah beraktivitas selama seharian. Umumnya, orang akan mandi dua kali dalam sehari.
Jika kita tidak mandi, badan rasanya tidak nyaman dan lengket karena keringat yang kering di badan.
Namun sebagian ahli kulit menyarankan jangan terlalu sering mandi. Dikhawatirkan mandi yang terlalu sering bisa mematikan microbiome, bakteri baik yang hidup dalam tubuh.
Saran itu dikeluarkan merujuk pada temuan IFLScience yang menemukan jika suku Yanomami di Amazon memiliki bakteri baik yang banyak sekali ditemukan pada permukaan kulit, mulut dan kotoran. Padahal mereka karena sangat jarang mandi.
Seorang lulusan universitas terkenal MIT, Whitlock mengatakan, dia bahkan tidak mandi selama 12 tahun. Hebatnya, dia masih bisa bekerja seperti orang normal lainnya.
© Dream
Whitlock adalah penemu body spray bernama Mother Dirt AO+ Mist yang mengandung bakteri baik, yang biasanya ditemukan di ketiak. Cukup dengan menyemprotkan body spray itu, Whitlock merasa baik-baik saja meski tidak mandi selama belasan tahun.
" Aku tidak memiliki gelar biologi. Aku sudah tidak bersama sebuah institusi yang terkenal akan penelitian biologisnya. Dan aku melakukan sesuatu yang sama sekali berbeda," katanya.
Menurut Whitlock, bakteri baik dalam body spray akan memakan amonia dalam keringat kita. Bakteri tersebut berfungsi sebagai pembersih, deodoran, anti-radang dan penguat sistem kekebalan tubuh.
Teorinya bahwa tubuh akan diselimuti oleh koloni bakteri baik yang akan mencegah tubuh dari mengeluarkan bau badan yang ditimbulkan amonia dalam keringat dan menjaga kesehatan tubuh.
" Jadi, terlalu sering mandi bisa berakibat buruk pada kesehatan Anda," katanya.
(Sah/Sumber: Mirror)
Advertisement

Cerita Panji: Kisah Cinta dari Jawa yang Menjelma Jadi Dongeng di Seluruh Asia Tenggara

Berat Badan Rata-Rata Bayi per Bulan: Panduan Grafik dan Perkembangannya yang Harus Diketahui

Cara Mengurangi Kebiasaan Jajan pada Anak dan Mulai Mengajari Cara Mengatur Keuangan


Punya Badan Sebesar Beruang, Benarkah Panda Hanya Makan Bambu?

Deretan Musisi Luar Negeri yang Akan Mengunjungi Indonesia pada Agustus 2026

Mengapa Cara Membaca Aksara di Tiap Budaya Bisa Berbeda-beda?