Hand Sanitizer Bikin Kulit Kering? Perhatikan Kandungan Alkohol yang Aman

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Minggu, 28 November 2021 10:45
Hand Sanitizer Bikin Kulit Kering? Perhatikan Kandungan Alkohol yang Aman
Selain bebas kuman, kelembutan kulit tangan juga harus menjadi perhatian

Dream - Saat ini, hand sanitizer menjadi salah satu kebutuhan primer masyarakat di masa new normal. Ketika bepergian, hand sanitizer menjadi salah satu benda wajib dalam tas dan mobil bahkan di hampir setiap sudut ruangan.

“ Pada dasarnya hand sanitizer adalah produk alternatif apabila kita tidak dapat mencuci tangan langsung dengan sabun dan air mengalir," ujar Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Zullies Ikawati, melalui keterangan tertulis. 

Hand sanitizer dibuat menggunakan salah satu bahan berupa alkohol. Alkohol sendiri merupakan zat kimia cair yang ampuh membunuh kuman, bakteri, maupun virus.  

" Agar efektif mencegah infeksi Covid-19, gunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol setidaknya 60 persen," kata Zullies.

Doc Klarens© Doc Klarens

Zullies menjelaskan proses denaturasi alkohol dapat menonaktifkan sejumlah mikroba seperti virus dan bakteri dengan cara mengurai proteinnya. Protein yang sudah terurai itu akan saling menempel, sehingga virus atau bakteri bisa lumpuh.

Namun sayangnya, penggunaan hand sanitizer ini membuat tangan menjadi cepat kering. Bahkan pada kulit sensitif dapat memicu pengelupasan karena kandungan alkohol yang bersifat iritatif.

 

1 dari 2 halaman

Mengandung Setidaknya 60 Persen Etanol

Sehingga penting untuk waspada akan kandungan senyawa alkohol yang terdapat pada hand sanitizer yang beredar

Doc Klarens© Doc Klarens

“ Hindari produk yang mengandung metanol atau dikenal sebagai alkohol kayu, karena biasanya senyawa ini digunakan untuk pelarut cat sehingga bersifat iritatif terhadap kulit dan beracun. Pastikan hand sanitizer yang anda pilih mengandung setidaknya 60 persen etanol, sehingga efektivitas dalam melumpuhkan virus sekaligus tetap aman ketika terserap kulit," kata Zullies.

2 dari 2 halaman

Kandungan Castor Oil dan Vitamin E yang Melembutkan Kulit

Memahami pentingnya fungsi sanitizer dalam keseharian masyarakat, ‘Klarens’ menghadirkan rangkaian baru dengan kandungan Etanol yang food grade dengan castor oil dan vitamin e. Klarens Anti Bacterial Sprist dan Klarens Home Bacterial Spray membantu menjaga kebersihan dan kelembutan tangan.

Doc Klarens© Doc Klarens

“ Klarens Anti Bacterial Sprist adalah pionir untuk konsep kemasan spray-mist yang diformulasikan dengan 73 persen etanol yang food grade, Castor Oil dan Vitamin E sehingga mampu memberikan perlindungan maksimal, tidak membuat kulit kering meskipun sering digunakan, dapat digunakan untuk anak di atas 1 tahun, " jelas Creative Director Klarens Indonesia, Adi Prabowo Sonorukminto.

Tidak hanya untuk tangan, rangkaian baru dari Klarens ini juga dapat digunakan untuk menjaga kebersihan permukaan benda. Kemasannya inipun didesain lebih efisien. Kemasan spray-mist memberikan semprotan yang pas dengan pompa yang ergonomis sehingga memberikan kemudahan dalam mengaplikasikan Klarens Sprist.

Klarens Sprist juga memberikan sensasi aromaterapi dari  dua pilihan aroma, Geranium Sea Salt dan Sandalwood. Geranium dikenal sebagai anti depresan, dipadukan dengan Seasalt yang menyegarkan menghasilkan aroma relaksasi yang menyenangkan. Sedangkan Sandalwood atau cendana memiliki aroma luar biasa untuk relaksasi dan mengurangi gejala kecemasan.

Doc Klarens© Doc Klarens

Klarens juga menyediakan kebutuhan sanitizer multifungsi yang dapat digunakan di rumah dengan menghadirkan Klarens Home Antibacterial Spray, mengandung 73% etanol dengan Castor Oil dan Vitamin E yang akan memberikan perlindungan terhadap kuman, tetap lembut di kulit, dan dapat digunakan juga untuk membersihkan permukaan benda-benda di rumah. Dengan wangi Lemongrass yang mampu meredakan stress dan kecemasan. Klarens Anti Bacterial Sprist tersedia di e-commerce Blibli, Shopee, dan Tokopedia.

Beri Komentar