CONNECT WITH US!

Nabila Syakieb Bikin Aplikasi Seru untuk Para Pecinta Berkuda

Reporter : Gladys Velonia | Selasa, 14 November 2017 17:41
Nabila Syakieb Dalam Acara Peluncuran Aplikasi Djiugo Di Jakarta, 14 November 2017 (Foto: Gladys/ Dream)
Aplikasiberisi berbagai informasi tentang berkuda. Mulai dari peralatan, klubnya, tempat latihan, pelatih dan jadwal pertandingan.

Dream - Tingginya minat berkuda yang tumbuh di kalangan masyarakat Indonesia tak sebanding dengan kemudahan mengakses informasi mengenai olahraga elit ini. Itulah yang membuat pasangan selebritis, Nabila Syakieb dan Reshwara Radinal membuat terobosan seru dengan meluncurkan aplikasi berkuda, Djiugo.

Dikenal sebagai penggemar dan atlet berkuda, pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki Nabila dan Reshwara mendorongnya untuk membuat aplikasi one stop shopping bagi para pecinta kuda.

Tak hany anak dewasa, para orangtua yang ingin tahu memperkenalkan olahraga berkuda untuk anaknya juga bisa belajar dari aplikasi ini.

" Saya lahir dalam keluarga berkuda. Kemudian saya lama tinggal di Belanda. Berkuda lumayan banyak ya infonya disana, bisa didapatkan di mana aja. Pas di Jakarta, banyak peminat 
berkuda tapi sulit mendapat informasi soal berkuda," ujar Reshwara, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 14 November 2017.

Aplikasi Djiugo ini berisi berbagai informasi tentang berkuda. Mulai dari peralatan, klub, tempat latihan, pelatih, jadwal pertandingan kuda, hingga travel package mengunjungi negara-negara yang olahraga berkudanya sudah maju.

Djiugo sendiri merupakan singkatan dari Did You Go? merujuk pada tur yang menjadi salah satu layanan dari aplikasi tersebut.

Peluncuran aplikasi olahraga berkuda yang menjadi pertama di dunia ini disambut antusias Fachtul Anas, perwakilan pengurus pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia.

" Kehadiran aplikasi ini semoga bisa menunjang prestasi kita di kancah internasional. Supaya atlet-atlet kita gampang mendapatkan informasi segala hal tentang berkuda, bukan hanya dari 
luar saja, tapi yang dari dalam negeri juga," ucapnya.

(Sah) 

Laporan Khusus - Menggagas Pedoman Ceramah