Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Sering sakit? kamu mungkin masuk golongan orang dengan kecerdasan biasa-biasa saja. Karena orang yang cerdas selalu lebih sehat dan secara genetik cenderung tahan terhadap penyakit.
Temuan mengejutkan ini dipaparkan para peneliti dari Skotlandia yang menganalisis data 100 ribu orang di UK Biobank. Hasilnya menyebutkan jika orang cerdas cenderung lebih sehat daripada mereka yang memiliki IQ rendah.
Alasannya, ada hubungan genetik antara bagaimana tubuh kita menghadapi penyakit dan kecerdasan.
Para peneliti dari University of Edinburgh membandingkan data uji mental setiap peserta penelitian dengan gen mereka sendiri. Dan menemukan bahwa sifat-sifat yang terkait dengan penyakit dan kecerdasan sama-sama memiliki pengaruh genetik.
"Orang-orang berpendidikan tinggi memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik," kata penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry tersebut.
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menemukan adanya korelasi genetik negatif yang signifikan antara pendidikan seseorang, kemampuan verbal-numerik dan penyakit Alzheimer, serta penyakit berat lainnya, seperti stroke.
Mereka yang memiliki risiko diabetes tipe dua juga dikaitkan dengan riwayat pendidikan yang gagal dan tingkat kemampuan verbal-numerik yang lebih rendah.
Tim peneliti juga menemukan adanya korelasi genetik negatif antara indeks massa tubuh dan kemampuan penalaran verbal-numerik. Artinya, orang cerdas cenderung tidak memiliki masalah berat badan.
Sementara mereka yang memiliki risiko terkena tekanan darah tinggi juga dikaitkan dengan pendidikan yang rendah.
"Penelitian kami menunjukkan temuan komprehensif yang tumpang tindih antara tingkat kemampuan kognitif, basis genetik yang berhubungan dengan ciri-ciri penyakit berat seperti tekanan darah tinggi atau rendah, serta gangguan fisik dan kejiwaan."
Namun peneliti mengatakan kondisi kesehatan dan kecerdasan seseorang tidak hanya dipengaruhi gen yang ada di tubuhnya. Tetapi juga karena gaya hidup yang dianut orang tersebut.
Misalnya, orang berpendidikan rendah mungkin tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai makanan dan minuman yang mereka konsumsi.
Profesor Ian Deary, yang memimpin penelitian, mengatakan penelitian ini bisa membantu dalam memahami kaitan antara rendahnya tingkat fungsi kognitif dan kesehatan yang buruk.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya