Suplemen Vitamin Bisa Bantu Daya Tahan Tubuh Menangkal Virus

Reporter : Cynthia Amanda Male
Sabtu, 7 Maret 2020 11:02
Suplemen Vitamin Bisa Bantu Daya Tahan Tubuh Menangkal Virus
Tak ada salahnya untuk konsumsi suplemen vitamin tambahan di situasi sekarang.

Dream - Tidak hanya masker dan bahan herbal, multivitamin juga diburu oleh banyak orang untuk meningkatkan kekebalan tubuh serta mencegah terjangkitnya virus Covid-19.

Terutama suplemen vitamin yang mengandung antioksidan dan bersifat anti inflamasi, sehingga tubuh menjadi lebih fit.

Saat makan tak teratur, memang dibutuhkan asupan vitamin tambahan. Terutama jika tubuh sedang dalam masa pemulihan.

" Proses aktivasi virus dan kerusakan sel akibat virus dapat dihambat dengan multivitamin. Bahkan, proses perawatan pasien juga lebih pendek ketika mengonsumsi multivitamin, kata Soroy Lardo, dokter spesialis penyakit dalam, dalam acara Kolaborasi HDI dan Kemenkes Lawan Covid-19 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 6 Maret 2020.

Efek konsumsi multivitamin pada pasien yang terpapar Covid-19 memang masih belum dibuktikan secara klinis. Secara virus patogen, Covid-19 sama dengan penyakit demam berdarah.

" Karakteristiknya sama dengan corona, penyakit yang bersifat tropisme dan akut," kata Soroy.

Salah satu vitamin yang direkomendasikan adalah multivitamin Propoelix. Vitamin ini pada pasien DBD dan HIV/AIDS dan peningkatan trombosit serta membantu pengobatan yang lebih cepat. Meski begitu, multivitamin bukan obat tapi suplemen pendamping yang diketahui bisa meningkatkan daya tahan dan mempercepat pemulihan.

" Bukan pengobatan utama, belum dikategorikan sebagai obat dan tergolong terapi tradisional yang dapat dikonsumsi untuk pencegahan," ujar Ivan Hoesada, media consultant PT HDI (Harmoni Dinamik Indonesia).

Saat memilih multivitamin sesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Pastikan multivitamin yang dikonsumsi tersertifikasi halal maupun BPOM.

1 dari 5 halaman

Perlukah Konsumsi Suplemen Vitamin Tambahan? Yuk, Cari Tahu

Dream - Vitamin dan mineral sangat diperlukan tubuh untuk menjaga fungsi organ agar selalu baik. Saat tubuh kekurangan vitamin, akan muncul sederet masalah kesehatan. Seperti sariawan, lemas, rambut rontok, kulit kering dan masih banyak lagi.

Penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dari asupan sehari-hari. Perhatikan menu yang dikonsumsi baik saat sarapan, makan siang dan makan malam. Sertakan makanan kaya vitamin, seperti sayur, kacang-kacangan dan buah.

“ Vitamin dan mineral sebenarnya sudah terwakilkan di buah dan sayur,” ujar Aldis Ruslialdi, SKM, SNWC, Head and Health Committee Nutrifood, di Puncak, Jawa Barat

Pada beberapa kondisi di mana menu makanan dikonsumsi dirasa kurang asupan vitamin, lalu muncul keluhan pada tubuh dan kerap kali terserang flu, mungkin ini bisa jadi pertanda kalau kamu butuh suplemen vitamin tambahan.

Sebelum mengonsumsinya, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter. Hal ini agar Sahabat Dream bisa mendapat asupan vitamin yang tepat sesuai kebutuhan tubuh. Hal yang juga sangat penting adalah memperbaiki menu makanan.

Sifat suplemen hanya membantu, sebaiknya tak dikonsumsi setiap hari secara jangka panjang. Lebih baik perkaya makanan kaya nutrisi agar mendapat asupan vitamin dan mineral alami dan lebih sehat.


Laporan: Shania Suha Marwan

2 dari 5 halaman

3 Vitamin yang Bisa Bantu Mengurangi Level Stres

Dream - Pemicu stres setiap individu tentunya berbeda-beda. Ketahanan tubuh dan pikiran tiap orang dalam menghadapi tekanan juga tidak sama. Setiap orang memiliki pemicu stres yang spesifik.

Bisa berupa tekanan pekerjaan, uang, kesehatan, dan hubungan pribadi. Stres dapat bersifat akut atau kronis dan menyebabkan kelelahan, sakit kepala, sakit perut, gugup, dan emosi yang tak stabil.

 © Dream

Olahraga teratur, tidur yang cukup, dan nutrisi yang baik adalah cara terbaik untuk mengurangi level stres. Sahabat Dream juga bisa mengonsumsi suplemen tertentu saat merasa pikiran dan tubuh sedang sangat stres.

Berikut tiga vitamin yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat stres.

 

3 dari 5 halaman

Melatonin

Tidur dengan cukup dan berkualitas jadi hal yang sangat penting untuk menghilangkan stres. Stres sangat terkait dengan insomnia, kelainan tidur yang ditandai dengan kesulitan tidur.

 Jurus Jitu Usir Galau dan Stress, Layak Dicoba Hijabers!© MEN

Mendapat kualitas tidur yang memadai bukan hal mudah saat sedang dilanda, justru dalam sehari bisa hanya tidur 2 hingga 3 jam saja. Dalam kondisi ini, cobalah untuk mengonsumsi suplemen melatonin.

Penelitian menunjukkan konsumsi suplemen ini bisa meningkatkan waktu tidur. Dosisnya antara 0,3 hingga 10 mg per hari. Akan lebih baik jika berkonsultasi dulu dengan dokter agar mendapat dosis yang tepat. Berjemur pagi hari juga bisa membantu meningkatkan hormon melatonin dalam tubuh.

 

4 dari 5 halaman

L-theanine

L-theanine adalah asam amino yang paling umum ditemukan dalam daun teh. Zat tersebut terbukti bisa meningkatkan efek relaksasi dan mengurangi stres tanpa menggunakan efek obat penenang.

 8 Manfaat Teh Hijau untuk Kecantikan© MEN

Sebuah tinjauan terhadap 21 studi yang melibatkan hampir 68.000 orang menemukan bahwa minum teh hijau dikaitkan dengan berkurangnya kecemasan dan peningkatan daya ingat dan perhatian.

Jadi saat stresn, cobalah buat secangkir teh hijau. Duduk tenang dan nikmati tiap tegukannya. Tarik napas panjang dan sugesti pikiran kalau semuanya akan membaik. Lakukan secara rutin agar level stres berkurang.

 

5 dari 5 halaman

Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks biasanya mengandung semua delapan vitamin B. Vitamin ini memainkan peran penting dalam metabolisme dengan mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan. Vitamin B juga penting untuk kesehatan jantung dan otak.

 Awas, Terlalu Banyak Vitamin Bisa Memicu Kanker!© MEN

Sumber makanan vitamin B termasuk biji-bijian, daging, kacang-kacangan, telur, produk susu, dan sayuran hijau. Saat stres, perbanyak konsumsi makanan-makanan tersebut.

Sesekali bisa juga mengonsumsi suplemen vitamin B, tapi pastikan dosisnya tidak terlalu tinggi.

Jangan segan untuk berkonsultasi dengan dokter agar diresepkan vitamin B dengan dosis yang tepat. Pasalnya, dosis vitamin B yang terlalu tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sumber: HealthLine

Beri Komentar