Anak Belajar Makan
Dream - Aktivitas mengunyah makanan seakan tak berhenti dilakukan si kecil. Mulutnya seperti tak pernah beristirahat karena selalu mencari cemilan sepanjang hari. Kondisi ini kadang membuat orangtua khawatir anak berisiko mengalami obesitas.
Bagi Anda yang sedang dalam kondisi tersebut tak perlu terlalu panik. Anak usia sekolah mulai dari 5 tahun proses pertumbuhannya membutuhkan banyak " bantuan" nutrisi. Mereka juga cenderung sangat aktif.
Hal itulah yang membuat mereka selalu merasa lapar dan ingin selalu mengunyah makanan. Untuk menjaga agar anak tetap sehat, cukup lalukan cara langkah-langkah berikut.
- Menyediakan makanan sehat
Ketika buah hati meminta untuk camilan sepuluh kali sehari, jangan selalu memberikannya makanan kaya gula dan garam. Anak tidak perlu lebih banyak lemak dalam menu camilannya. Sediakan buah potong dingin, roti gandum, atau keju lembaran.
- Pastikan selalu ada camilan di rumah
Ketika anak pulang dari sekolah pasti ia merasa lapar. Pastikan di rumah selalu tersedia makanan utama dan camilan. Jika tidak tersedia makanan, anak akan membeli jajanan di luar yang tidak Anda ketahui kebersihan dan kandungannya. Taruh juga buah segar di meja yang terlihat siapapun di rumah, dengan cara ini anak jadi tertarik untuk mengambilnya.
- Jangan memaksa anak Anda 'membersihkan' piring
Hindari memaksa anak menghabiskan makanan saat dia sudah merasa kenyang. Jika dipaksa, anak nanti akan terbiasa mengabaikan alarm " kenyangnya" . Mereka bisa terus makan padahal sudah tak membutuhkan.
Memaksa anak menghabiskan makanan ini bisa memicu makan berlebihan dan obesitas. Hal yang perlu diajarkan adalah mengambil makanan secukupnya, jika nanti ia merasa kurang baru bisa menambah makanan.
- Terapkan peraturan " dapur tutup"
Ada kalanya larut malam anak merasa ingin makan. Untuk menghindarinya, tawarkan camilan satu sampai dua jam sebelum tidur. Pastikan perutnya sudah kenyang sebelum tidur. Katakan padanya tengah malam dapur telah tutup dan ia harus tidur.
(Sah/Sumber: Baby Center)