Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Untuk para pecinta kopi mungkin ini menjadi kabar gembira, pasalnya dengan rutin mengonsumsinya dapat menurunkan risiko penyakit hati.
Seperti dilansir Sheknows, Senin 11 Januari 2016 sebuah studi menjelaskan kopi melindungi tubuh dari primary sclerosing cholangitis (PSC) atau penyakit yang menyerang empedu hati.
Penyakit ini juga menyebabkan pembengkakan serta obstruksi di dalam ataupun di luar hati. Untuk pengobatannya diperlukan transplantasi organ. Bila tidak diobati dapat menyebabkan sirosis, gagal hati dan kanker empedu.
Agar tidak sampai melakukan transplantasi organ, para peneliti menyarankan penderita untuk mencoba cara mengatasinya dengan kopi.
Penelitian ini membagi peserta riset ke dalam tiga kelompok yakni pasien dengan PSC, primary biliary cirrhosis (PBC) dan yang sehat. Mereka minum kopi dalam durasi tertentu dan menemukan risiko penyakit tersebut menurun terlebih untuk pasien PSC tidak untuk PBC.
PBC sendiri yakni penyakit hati lain autoimun, sistem kekebalan tubuh secara bertahap menghancurkan saluran empedu kecil di hati, yang mengarah ke penumpukan toksin dan sirosis.
" Kami selalu mencari cara untuk mengurangi risiko dan kami berusaha membantu untuk mencari cara lain mebantu menurunkan risikonya," kata penulis dan pakar di Mayo Clinic, Dr Craig Lammert.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya