Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
(wittyfeed.com)
Dream - Posisi duduk anak atau orang dewasa yang berbentuk huruf W ternyata bisa memberitahu masalah kesehatan.
Jika Anda menemui anak-anak atau orang selalu duduk dalam posisi seperti itu, maka sudah saatnya untuk memperhatikan kesehatan mereka. Karena terdapat banyak masalah kesehatan terkait yang perlu diperhatikan untuk kondisi ini.
Mari kita lihat masalah kesehatan apa saja yang ditemui terkait dengan posisi berbentuk huruf W.
Tidak hanya membebani pinggul, lutut dan pergelangan kaki, posisi duduk ini juga memiliki efek berbahaya pada sistem lain dari tubuh kita.
Posisi duduk W tidak mengaktifkan otot perut penyangga stabilitas, yang diperlukan untuk memperkuat hampir setiap aktivitas yang kita lakukan.
Oleh karena itu, untuk memperkuat otot-otot perut dan punggung, kita harus berhenti duduk dengan posisi W. Selain itu, posisi duduk W mencegah anak-anak melakukan aktivitas tertentu.
Seperti menghambat tubuh melakukan rotasi dan membatasi gerakan otot-otot tubuh bagian atas. Itu semua disebabkan karena tubuh anak dalam posisi yang sangat ketat. Intinya, mengorbankan fleksibilitas tubuh anak.
Jadi dalam jangka panjang, anak akan mengalami kesulitan melakukan segala aktivitas yang memerlukan perubahan atau penyeimbangan berat badan.
Karena posisi duduk W memberikan tekanan berlebihan pada tulang dan otot. Itu akan menyebabkan pengetatan otot-otot sekitar pinggul, lutut dan pergelangan kaki. Dalam jangka panjang, anak akan cenderung menderita nyeri kaki dan punggung.
Jadi agar otot perut penyangga stabilitas selalu aktif dan fleksibel, usahakan untuk duduk secara bersila, bersimpuh atau berselonjor.
(Ism, Sumber: wittyfeed.com)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas