Cara 'Dealing with Toxic Family', Ini Kata Psikolog

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 5 Januari 2021 07:12
Cara 'Dealing with Toxic Family', Ini Kata Psikolog
Apakah kamu berada dalam lingkungan tersebut?

Dream - Lebih banyak kumpul dengan keluarga di rumah jadi salah satu hal yang kita dapatkan di masa pandemi saat ini.

Masuk bulan ke-10, kegiatan #dirumahaja masih digalakkan di penjuru dunia, demi menghindari paparan virus Covid-19 yang mematikan.

Namun apakah dengan adanya kumpul bersama keluarga di rumah, hidup akan baik-baik saja?

Belum tentu. Tidak semua hubungan anggota keluarga harmonis sehingga lancar beraktivitas sehari-hari di dalam rumah, sehingga memunculkan toxic yang sulit dihilangkan.

Ilustrasi© Shutterstock

1 dari 4 halaman

Dealing with Toxic Family

Ubah Stigma, sebuah organisasi non-profit yang bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan mental dan melawan stigma terhadap isu kejiwaan di Indonesia kembali hadir lewat Let's Learn Vol. 3.

Mengangkat tema 'Dealing with Toxic Family', Ubah Stigma bertujuan mengajak publik belajar bersama seputar kesehatan mental dan bagaimana bisa menerapkannya di kehidupan sehari-hari, mulai dari mengenali ciri-ciri toxic family, sampai cara menghadapi trauma yang dirasakan di toxic family.

Ubah Stigma© Ubah Stigma

Disajikan melalui daring, Zoom, Sahabat Dream bisa ikuti diskusi santai bersama psikolog dari LYFE Generation di ruang yang aman, nyaman, dan bebas penghakiman pada Sabtu, 9 Januari 2020 pukul 19.00-20.00 WIB.

Buat Sahabat Dream yang mau ikutan, harap mengisi form pendaftaran di sini terlebih dulu bit.ly/LetsLearnVol3.

So, what are you waiting for?

 

Kirimkan info kegiatan komunitas kamu ke komunitas.dream@kly.iddengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

2 dari 4 halaman

Tips Bikin Hubungan Makin Harmonis dengan Pasangan

Dream - Memiliki hubungan harmonis dengan pasangan jadi dambaan setiap pasangan, apalagi yang baru menjalani mahligai rumah tangga.

Namun ternyata, kondisi pandemi yang menyerang kita semua dalam beberapa bulan ke belakang memiliki pengaruh besar dalam hubungan ini.

Nggak jarang konflik-konflik kecil muncul yang mampu memengaruhi keharmonisan rumah tangga. Lalu, sebenarnya bagaimana menyiasati hal itu agar tidak berakhir buruk pada hubungan, perceraian misalnya.

Ilustrasi© shutterstock

3 dari 4 halaman

Apa Kata Sang Ahli?


Ilustrasi© Shutterstock

“ Pertama, ketika ada suatu yang mengganjal itu harus dibicarakan secara terbuka. Kedua, seiring dengan berjalanya hubungankan pasti ada bosan yang muncul saat ini terjadi coba eksplorasi hal-hal baru yang mungkin belum pernah kita dan pasangan lakukan yang nantinya bisa meningkatkan mood dalam hubungan,” ujar Zarra Dwi Monica, Psikolog Klinis, di #NgobrasDream Instagram Live @dreamcoid, Jumat, 7 Agustus 2020 kemarin.

“ Untuk bisa harmonis kita bisa coba untuk evaluasi kembali hubungannya seperti apa, kemudian lihat lagi apa yang bisa kita lakukan untuk hubungan lebih baik,” tambah Zarra.

4 dari 4 halaman

Kepoin Penjelasan Lengkapnya

Nah untuk Sahabat Dream yang ingin tahu keseruan dan tips menjalani hubungan harmonis dari Psikolog Klinis, Zarra Dwi Monica bisa langsung tonton siaran ulang live di IGTV berikut ini.

Kirimkan info kegiatan komunitas kamu ke komunitas.dream@kly.iddengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

Laporan: Shania Suha Marwan

Beri Komentar