7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Suasana Kota Makkah. (Foto: Pexels.com/Ali Karim)
Dream – Suhu di Arab Saudi berbeda dengan Indonesia. Suhu sangat berpengaruh pada kesehatan fisik para jemaah haji. Inilah mengapa penting bagi jemaah haji untuk mengutamakan ibadah wajibnya daripada ibadah sunnah. Sebab dikhawatirkan cuaca panas yang hampir mencapai 50 derajat Celcius itu bisa menyebabkan jemaah haji kelelahan dan kehabisan tenaga.
Karena cuaca yang sangat berbeda dengan kondisi di Tanah Air, terdapat sejumlah tips untuk mengantisipasi cuaca panas di Arab Saudi tersebut. Hal ini penting agar tubuh tetap terjaga kesehatannya baik bagi petugas maupun jemaah haji.
Maka dari itu penting bagi petugas dan jemaah haji untuk mengetahui tips dalam rangka mengatasi cuaca panas selama di Tanah Suci berikut ini sebagaimana dirangkum Dream dari berbagai sumber.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu menghindari dampak cuaca panas saat melaksanakan ibadah haji:
Kenakan pakaian yang longgar, ringan, dan terbuat dari bahan yang dapat menyerap keringat, seperti katun. Hindari pakaian yang terlalu ketat atau terbuat dari bahan yang tidak ada sirkulasi udaranya seperti sutra atau polyester.
Gunakan topi atau payung yang dapat melindungi kepala dan wajah dari sinar matahari langsung. Pilihlah yang memiliki ventilasi agar udara tetap dapat mengalir.
Gunakan kacamata hitam atau pelindung mata lainnya untuk melindungi mata dari sinar matahari yang terik. Pilihlah yang memiliki perlindungan UV. Selain itu juga gunakan alas kaki untuk melindungi kaki agar tidak melepuh karena cuaca yang panas.
Pastikan Sahabat Dream terhidrasi dengan baik. Minumlah air yang cukup secara teratur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Bawa botol air minum yang dapat diisi ulang selama perjalanan haji. Haus tidak haus, sebaiknya cukupi kebutuhan air tubuhmu. Minumlah minimal satu gelas air setiap satu jam.
Memakai masker juga menjadi cara untuk mengantisipasi cuaca panas selama di Tanah Suci. Basahi wajah dan masker dengan semprotan air.
Jika memungkinkan, hindari terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung. Cari tempat yang teduh atau berlindung di area yang dilengkapi dengan peneduh, seperti payung atau tenda.
Untuk menghindari kulit gosong setelah ibadah haji, sebaiknya oleskan tabir surya dengan SPF yang cukup tinggi pada kulit yang terbuka, seperti wajah, lengan, dan kaki. Ini membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
Jaga tubuh tetap segar dengan istirahat yang cukup. Cari waktu untuk istirahat di tempat yang teduh dan angin segar jika memungkinkan.
Kenali gejala-gejala panas berlebih seperti pusing, mual, kelelahan, dan haus yang berlebihan. Jika mengalami gejala-gejala ini, segera cari tempat teduh, minum air, dan jika perlu, cari bantuan medis.
Selalu perhatikan kondisi tubuhmu dan jaga kesehatan selama ibadah haji. Tetap waspada terhadap cuaca panas dan ikuti langkah-langkah di atas untuk melindungi diri dari dampak panas yang berlebihan. Apabila terjadi keluhan, maka segeralah melapor ke tim medis kloter ibadah haji.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?