6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Jemaah Haji Indonesia (MCH)
Dream – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melakukan evaluasi terhadap pemberangkatan jemaah gelombang pertama. PPIH menemukan sejumlah kendala yang harus dibenahi.
“ Hambatan itu yaitu fast track, kemudian jemaah haji lebih dulu datang sedangkan hotel belum jamnya check in,” ucap Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Nizar Ali, di Madinah, Arab Saudi, Selasa 7 Agustus 2018.
Selain mengevaluasi penerapan fast track, hambatan lain yang dialami jemaah haji yaitu pembatasan keberangkatan jemaah, dari Madinah ke Mekah, yang dilakukan muasassah atau penyelenggara haji. Jemaah yang berangkat pada tiga jadwal keberangkatan di pagi, siang, dan sore, dibatasi jumlahnya maksimal 3.000 orang.
“ Pembatasan keberangkatan dari Madinah ke Mekah dibatasi perkeberangkatan hanya 3. 000, jadi ada jemaah yang ikut ke rombongan berikutnya,” ucap dia. Pembatasan itu sebagai upaya antisipasi penumpukan jemaah di Bir Ali.
Selain aturan baru yang diterapkan muasassah, PPIH Arab Saudi juga harus berhadapan dengan masalah tertinggalnya jemaah. Kondisi itu terjadi karena paspor jemaah haji tak didaftarkan oleh pihak majmuah. " Namun tim PPIH siap membantu untuk membarangkatkan jemaah ke Mekah," kata dia.
Prosesi perpindahan jemaah haji gelombang pertama telah selesai Selasa kemarin. Diperkirakan, sekitar 87 ribu jemaah gelombang pertama dari Madinah telah tiba di Mekah.
Sementara itu, bagi jemaah yang masih dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, proses evakuasi menunggu hasil rekomendasi dari tim kesehatan. Bagi jemaah yang sakit, pemerintah memiliki fasilitas safari wukuf.
" Tapi, jika oksigennya tidak bisa dilepas maka bisa dibadalkan," ucap dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
