Kulsum Binti Syarifuddin (kemenag.go.id)
Dream - Salah satu penerima dana Wakaf baitul Asyi adalah Kulsum binti Syarifuddin. Perempuan cantik yang berprofesi sebagai dokter ini memang berasal dari Aceh. Seluruh jemaah dari Serambi Mekah itu memang mendapat dana wakaf ini.
Dokter spesialis anastesi RS Umum Zainal Abidin Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam yang tergabung dalam Kloter BTJ-01 ini merasa senang dan terharu. Bukan karena menerima dana wakaf, melainkan terinspirasi Habib Bugak yang telah mendeklarasikan wakaf tersebut.
“ Saya sangat bahagia, senang dan terharu. Ini menjadi contoh bagi saya pribadi untuk senantiasa beribadah kepada Allah,” kata Kulsum, sebagaimana dikutip dari laman kemenag.go.id, Selasa 7 Agustus 2018.
Dalam sejarahnya, Wakaf Baitul Asyi diikrarkan oleh Habib Bugak Asyi pada 1224 Hijriah atau tahun 1809 Masehi. Ikrar tersebut diucapkan Habib Bugak di hadapan Hakim Mahkamah Syariah Mekkah kala itu.
Baca juga: Jemaah Haji Aceh Terima Dana Wakaf Rp20 Miliar
Di dalam akta wakaf Baitul Asyi juga menyebutkan rumah tersebut diwakafkan kepada orang Aceh untuk menunaikan haji, serta orang Aceh yang menetap di Mekah. Tahun ini, dana yang dibagikan mencapai Rp20 miliar.
© Kulsum (kemenag.go.id)
Menurut Kulsum, kisah Habib Bugak dan dana wakafnya yang mengalir hingga dua abad merupakan inspirasi yang perlu dicontoh. “ Sungguh ini menjadi inspirasi bagi kami. Saya ingin meniru Habib Bugak dengan kemampuan yang kami miliki,” ungkap ibu dua anak ini.
Kulsum memang sosok dermawan. Seperti halnya Habob Bugak. Saat ini, dia telah memiliki 17 anak asuh yang sebagian besar anak-anak Aceh.
Dia merawat anak-anak asuh tersebut sebagai wujud terima kasih kepada masyarakat Aceh yang telah menerimanya. “ Saya sendiri asli Bandung, namun telah menetap di Aceh,” tambah lulusan kedokteran Universitas Sumatera Utara ini.
“ Insya Allah uang wakaf 1.200 SR ini akan saya wakafkan kembali untuk masyarakat Aceh, semoga bisa sedikit ada manfaatnya,” sambung Kulsum.
Advertisement