Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kunci Kabah (Bin Batoota)
Dream - Januari silam, Kementerian Situs Suci Arab Saudi mengumumkan penggantian kunci pintu Kabah, tempat paling suci untuk umat Islam. Kunci tua harus diganti. Kunci baru itu diserahkan kepada keluarga Shaiba yang telah ditunjuk memegang akses masuk Kabah sejak 1.400 tahun lalu, sejak penaklukan Mekah.
Ketika Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail membangun kembali Kabah, bangunan itu menjadi tempat suci yang digunakan untuk menyembah Allah. Dan digunakan untuk berhaji. Meski umat-umat setelahnya menyimpang dari ajaran yang disampaikan nabi Ibrahim, Kabah tetaplah menjadi tempat bagi orang-orang untuk berziarah.
Administrasi tempat suci ini mula-mula diserahkan kepada suku Jurhum. Itu setelah masa Nabi Ismail. Namun suku itu diusir dari mekah setelah kemenangan suku Khuza'a yang menginvasi bagian selatan Arab Saudi. Sejak itu, suku Khuza'a menjadikan Kabah sebagai tempat menyimpan behala. Dipakailah situs suci ini untuk menyembah berhala oleh orang-orang pagan itu.
Pada pertengahan abad ke lima, otoritas Mekah diambil alih oleh suku Qurais, suku dari Nabi Muhammad SAW. Urusan Kabah kemudian menjadi tanggung jawab pemimpin suku Qurais, Qushay bin Kilab, termasuk memegang kuncinya.
Tepat sebelum kematiannya, Qushay mendelegasikan tugasnya menjaga Kabah kepada kedua anaknya, Abduddar dan Abdulmanaf. Namun kemudian tugas menjaga Kabah diberikan kepada Abduddar.

Kunci Kabah bekas. Sumber: Al Arabiya
Setelah Kota Mekah ditakhlukkan oleh pasukan muslim di bawah pimpinan Nabi Muhammad, tanggung jawab pun kembali beralih. Kabah dikendalikan langsung oleh Nabi Muhammad kala itu.
Namun, tugas menjaga Kabah kemudian diminta oleh paman Nabi dan keponakan terdekat sekaligus menantunya, Ali. Tapi Nabi Muhammad tak memberikannya. Demi stabilitas saat itu, Nabi memilih 'Uthman bin Talha, keturunan Abduddar, dan anak pamannya, Shayba bin Uthman, untuk memegang kunci Kabah.

Kunci Kabah bekas. Sumber: Al Arabiya
Selama berabad-abad kemudian, Mekah telah berkali-kali ganti penguasa, mulai Ottoman hingga Briton. Namun soal kunci pintu Kabah tetap dipegang oleh keluarga Shaiba dan keturunannya.
Bagian lain yang secara historis juga penting dari Kabah adalah bagian pintu. Ketika Nabi Ibrahim mebangun tempat ini, tidak ada pintu. Beberapa sumber menyebut pintu itu baru dibangun oleh Qurais pada tahun 606 masehi.
Namun pintu itu rusak berat setelah pasukan Umayyah menggempur Mekah. Pintu itu kemudian direnovasi oleh Abdullah bin Zubeyr dan membangun pintu lain. Pintu yang dibuat oleh Zubeyr itu kemudian ditutup dinding oleh al-Hajjaj bin Yusuf Al-Thaqafi dengan persetujuan khalifah.
Setelah itu, pintu Kabah selalu dirawat dan dibenahi oleh berbagai dinasti maupun kekaisaran Islam yang berkuasa apabila terjadi kerusakan. Kebijakan perbaikan itu merupakan tindakan prestisius di mata publik dan menjadi tradisi dalam dunia Islam.
Saat Sultan Ottoman, Yavuz Selim, memasukkan Mesir ke dalam kekuasaannya, tampaklah kejayaan kesultanan itu. Legitimasi Ottoman sebagai pemimpin dunia Islam seolah tak terbantahkan lagi. Sampai-sampai penguasa Mekah dan Madinah mengirimkan kunci Kabah ke Sultan Ottoman.
Sultan Ottoman menggambarkan dirinya sebagai pelayan Kabah dan merawatnya untuk menyiapkan segala keperluan tempat suci itu. Sebagai tanda kehormatan terhadap Kabah, Sultan Ottoman menyimpan kunci tua Kabah yang sudah tidak dipakai setelah diganti dengan yang baru. Kunci-kunci bekas itu saat ini disimpan di Museum Istana Topkapi di Istanbul, Turki. (Sumber: Al Arabiya)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?