Siswa Sekolah Di Pakistan Yang Lolos Dari Serangan Brutal Taliban (Daily Mail)
Dream - Dawood Ibrahim adalah satu-satunya murid tingkat sembilan yang lolos dari aksi pembantaian oleh Taliban ke sebuah sekolah di Peshawar, Pakistan, Selasa pekan lalu.
Nyawa Dawood terselamatkan berkat jam beker. Dia memang berniat bolos sekolah pada hari kejadian, setelah terlambat bangun karena jam bekernya tak berfungsi.
Kisahnya terungkap setelah sebuah tweet muncul yang menyatakan " Tak ada lagi kelas IX di APS, hanya Dawood, 15 tahun, satu-satunya yang selamat."
Kakaknya, Sufyan Ibrahim, membenarkan hal itu kepada Express Tribune of Pakistan. " Itu merupakan takdir. Tak seorang pun teman sekelasnya selamat. Semua tewas," kata Sufyan.
Meski selamat, namun Daud tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Apalagi dia harus menghadiri penguburan jenazah enam sahabatnya.
" Sejak pembantaian itu dia tidak mau berbicara dengan siapa pun. Dia bahkan tidak berbicara sama sekali," ujar Sufyan.
Daud tidak menunjukkan emosi sama sekali. Dia hanya diam dan menatap kosong saat mengetahui tak satu pun rekan kelas sembilannya yang selamat.
Sedikitnya 132 anak-anak dan sembilan guru tewas dalam aksi pembantaian tersebut. Sebagian besar jenazah yang memenuhi koridor sekolah, terlihat bekas luka tembakan di kepala dan dada, ada juga yang dibakar hidup-hidup.
(Ism, Sumber: nypost.com)
Advertisement

14 Agustus Dirayakan sebagai Hari Pramuka, Ketahui Sejarah dan Kapan Mulai Dirayakan

Cara Menurunkan Berat Badan Secara Alami Lewat Perubahan Pola Makan dan Gaya Hidup

Mengapa Banyak Orang Suka Sound Horeg? Ketahui Penyebab dan Bahaya Paparannya Terlalu Lama

Jenis-Jenis Parfum dan Bedanya: Mengenal EDP, EDT, Extrait, dan Cologne

Siapa Manusia Paling Terasing dan Sedikit Berinteraksi dengan Dunia Luar?


Cara Mengurangi Kebiasaan Jajan pada Anak dan Mulai Mengajari Cara Mengatur Keuangan