Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Puasa di bulan Ramadan tak hanya menahan lapar dan haus. Tetapi juga emosi dan nafsu buruk.
Kita harus menjaga diri agar puasa tidak sia-sia. Karena nilai puasa akan menghilang jika tetap melakukan perbuatan buruk seperti berbohong, menipu, membicarakan keburukan orang lain atau ghibah, dan perilaku negatif lain.
Bahkan ada orang yang rajin puasa tapi tetap saja masuk neraka. Orang ini hanya mendapatkan lapar dan haus karena pahalanya berkurang akibat tak mengontrol perbuatan tercela.
Berikut beberapa golongan orang yang rajin puasa tetapi tetap berpotensi masuk neraka. Mereka kehilangan esensi puasa Ramadan yakni pengendalian diri.
Sholat merupakan tiang agama dan wajib dikerjakan oleh seluruh muslim. Percuma puasa bila tak melakukan sholat wajib lima waktu.
Puasa tanpa melakukan sholat hanya mendapatkan lapar dan haus saja. Amalan puasanya tidak akan diterima oleh Allah.
Berbohong saat puasa
Orang yang puasa tapi melakukan kebohongan maka tak akan mendapatkan pahala. Puasa yang dijalaninya tiada nilai, seperti yang ada pada hadis Nabi Muhammad SAW, diriwayatkan Bukhari.
Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.

Puasa tapi maksiat jalan terus
Pagi puasa, malam bermaksiat, tentu tidak mendapatkan pahala malah berbuah dosa. Maksiat yang dimaksud adalah perbuatan yang diharamkan agama layaknya berzina, berjudi, dan lain sebagainya.
Oleh sebab itu, puasa orang yang masih menjalankan maksiat tidak akan diterima.
Orang yang berpuasa tetapi tidak seusai tuntunan yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW maka tidak akan diterima. Misalnya puasa setengah hari, atau puasa tapi tetap merokok. Seperti yang penjelasan hadis berikut ini yang diriwayatkan Muslim.
Barang siapa yang beramal bukan di atas petunjuk kami, maka amalan tersebut ditolak.

Puasa tidak ikhlas
Berpuasa ikhlas hanyalah demi mendapatkan ridho Allah SWT bukan yang lain. Puasa yang hanya demi pujian orang lain agar telihat lebih religius, atau puasa demi sesembahan selain Allah tentu tak dapat diterima.
Alhasil, seharian menahan lapar dan dahaga menjadi sia-sia
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya