7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Sesuai perkembangan zaman, warna mukena atau penutup aurat perempuan waktu sholat, tak lagi putih. Sudah banyak mukena dengan warna-warna tertentu, bahkan dengan corak unik.
Mukena tak lagi menjadi penutut aurat waktu sholat tetapi juga fashion statement penggunanya. Bentuknya pun tak lagi sederhana, terusan atau terbagi dua atasan dan bawahan.
Ada tambahan aplikasi jahitan seperti aksen serut di leher. Ada pula tambahan ciput di dahi, dan lain sebagainya.
Mukena sekarang mempunyai model dan corak warna beragama. Lantas, bolehkah dipakai bila dilihat dari hukum Islam?
Ketika sholat, kita dianjurkan memakai pakaian terbaik. Jadi selama menutup aurat, dikutip dari Harakah Islamiyah, tak ada kewajiban maupun larangan untuk memakai pakaian dengan warna tertentu.
Begitu pula dengan mukena yang dikenakan oleh perempuan. Tidak ada perintah atau larangan menggunakan mukena dengan warna tertentu.

Jangan pamer
Mukena model atau warna apapun boleh dikenakan selama menutup aurat dengan sempurna. Tetapi yang patut diperhatikan adalah tidak menggunakan mukena dengan tujuan pamer, besar kepala, atau sombong.
Misalnya mukena lapis emas berkilauan yang digunakan untuk menunjukkan harganya yang mahal. Jika terdapat unsur pamer, tentu mukena warna warni atau model rumit akan dilarang.
Ini seperti yang disampaikan dalam Rasulullah Muhammad SAW dalam hadisnya diriwayatkan Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah dan An Nasa'i.
Barangsiapa mengenakan pakaian dengan penuh kesombongan (syuhroh), maka Allah memakaikan kepadanya pakaian kehinaan di Hari Kiamat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?