Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Memiliki Kulit Sehat. (Source: Shutterstock)
Dream - Tidak sedikit orang yang memiliki kulit kering dan sensitif meski hidup di lingkungan dengan kelembapan tinggi. Orang yang memiliki kulit kering dan sensitif cenderung sulit memilih produk perawatan kulit.
Kulit akan mudah teriritasi dan mengalami ruam, gatal, dan masalah lainnya. Reaksi tersebut tidak hanya dipicu dengan pemakaian produk yang salah, tapi juga melalui sentuhan.
Sahabat Dream harus bisa mencari solusi untuk kulit yang iritasi. Ingin tahu juga penyebab kulit kering dan sensitif. Berikut 3 faktor utama kulit kering dan sensitif menurut Dokter Kulit, Fitria Agustina.

Foto: Shutterstock
Kulit yang kering dan sensitif bisa dipengaruhi usia dan perubahan hormonal. Seiring bertambahnya usia, kulit akan semakin kering karena produksi minyak alaminya berkurang.
Perbedaan jenis kelamin juga berpengaruh pada kondisi kulit. Laki-laki memiliki kondisi kulit yang cenderung lebih berminyak dibandingkan perempuan.
Kondisi kulit seperti itu bisa dipengaruhi faktor genetik, jadi kemungkinan besar orangtuamu mengalami hal serupa pada kulitnya.
Sebenarnya, kondisi lingkungan Indonesia yang lembap dan tropis masalah kulit cenderung lebih sedikit. Kelembapan yang tinggi di Indonesia membuat kulit terhidrasi dengan baik, namun jerawat lebih mudah timbul.
Kulit juga akan lebih mudah terbakar jika sering berjemur. Kamu pun bisa mengalami berbagai masalah kulit jika sering terpapar polusi.
Sementara di lingkungan bersuhu dingin, kulit akan lebih mudah kering, iritasi, dan sensitif. Jadi, sesuaikan perawatan dengan kondisi lingkungan juga, ya.
Kondisi kulit sangat dipengaruhi oleh gaya hidup. Mulai dari makanan maupun minumanyang dikonsumsi, pola istirahat, rutinitas berolahraga, pemilihan skincare, hingga regulasi emosi.

Foto: Cynthia Amanda Male
" Orang yang gampang marah akan bermasalah pada kulit. Pada saat marah, tubuh melepas hormon kortisol yang menyebabkan stres. Akhirnya, keseimbangan homeostasis kulit akan terganggu. Jadi, kulit pun akhirnya mengalami berbagai masalah," ujar Fitria dalam peluncuran Aveeno Skin Relief di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu 8 Maret 2023.
Ia juga menyarankan untuk menghindari kebiasaan begadang, merokok, atau minum alkohol yang bisa berdampak buruk pada kulit dalam jangka panjang.
Dream - Semua orang ingin memiliki wajah mulus, bebas jerawat, dan berpori-pori kecil. Kondisi wajah itu masih bisa didapatkan dengan pemakaian beberapa jenis skincare.
Memakai pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya saja belum tentu cukup membuat kulit mulus. Gunakan juga skincare pendukung lain dengan bahan aktif tertentu untuk memaksimalkan perawatan, sehingga tekstur kulit pun lebih baik.
Ikuti tips perawatan kulit selama sehari dari Dokter Kulit, Chris Tomassian. Sesuaikan juga perawatan yang disarankan dengan kondisi kulitmu.

Foto: Shutterstock
Gunakan skincare yang mengandung vitamin C di pagi hari untuk membantu mencerahkan dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Vitamin C juga bisa membantu membuat kulit terlihat lebih mulus.
Pakai juga tabir surya meski sudah menggunakan vitamin C. Pemakaian bahan aktif apapun tidak bisa menyamai fungsi SPF, jadi gunakan tabir surya secara terpisah untuk memastikan kulit terlindungi dari paparan matahari serta mencegah perubahan tekstur atau pori-pori membesar.
3. Niacinamide
Niacinamide memiliki berbagai manfaat untuk kulit. Beberapa di antaranya adalah menyamarkan tampilan pori-pori, melembapkan, serta mencerahkan kulit. Gunakan setiap malam untuk memaksimalkan manfaat pemakaiannya.

Foto: Shutterstock
Skincare yang mengandung retinol tidak hanya bisa menyamarkan atau mencegah munculnya tanda penuaan. Retinol juga mampu memperhalus tekstur kulit.
Gunakan retinol 3 kali seminggu pada malam hari setelah memakai pelembap agar pemakaiannya lebih maksimal dan nyaman untuk kulit.

Foto: Shutterstock
Gunakan chemical exfoliant seperti lactic, mandelic, atau glycolic acid seminggu sekali untuk mengangkat sel kulit mati. Wajah akan terasa lebih halus, mulus, bersih, dan sehat ketika sel kulit mati terangkat secara rutin.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan