Ilustrasi Maling Motor. (Foto: Shutterstock)
Dream – Menjelang Lebaran, tak hanya penjualan kendaraan bermotor yang meningkat. Aksi kriminalitas seperti pencurian juga makin marak. Salah satu penyebabnya adalah kebutuhan untuk Hari Raya Idul Fitri.
Tingginya kebutuhan Lebaran membuat sebagian orang nekat mencuri mobil atau motor.
Tak cuma di malam hari, para pencuri yang sudah nekat berani melakukan aksinya di tengah hari bolong atau sore hari.
Saat kondisi seperti ini, pemilik kendaraan, terutama sepeda motor, biasanya akan melengkapi pengamanan tambahan untuk tunggangan kesayangannya. Setidaknya, dengan alat tambahan itu, ruang gerak pencuri sepeda motor bisa dipersempit.
Berikut ini adalah beberapa alat tambahan untuk memperkecil aksi pencurian.
Gembok Motor
Alat ini bisa mempersulit pencuri untuk membawa motor yang diinginkan. Gembok biasnaya dipasang di lubang cakram depan.
Stiker Tanda Pengenal dan Alarm
Stiker tanda pengenal khas bisa membantu pemilik mengenali motor kesayangan. Jangan lupa untuk menambahkan sistem alarm anti maling pada motor. Kamu bisa memasangnya melalui bengkel resmi.
Sistem Keyless Ignition System
Sistem keyless ignition system juga bisa membuat motor menjadi lebih aman. Sistem ini akan mendeteksi kunci remote dalam radius satu meter. Kalau terdeteksi, itu artinya pemilik motor sudah bisa menyalakan mesin.
Pasang GPS
Pemasangan GPS saat ini cukup penting. Terlebih, alatnya sudah termasuk alat pengaman dan pelacak yang bisa terkoneksi dengan ponsel pintar alias smartphone berbasis Android dan iOS dengan aplikasi khusus.
Selain itu, pilih juga alat yang memang bisa menghidupkan dan mematikan mesin motor. Jadi, saat motor sudah diambil pencuri, sebagai pemilik bisa langsung mematikan mesin atau jika benar-benar sudah hilang, kendaraan kesayangan masih bisa dilacak keberadaannya, dan setidaknya membantu polisi untuk mencarinya.
(Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari)