Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif
Source: Shutterstock.com
Dream - Meski diolah menggunakan bahan yang sehat, makanan yang berminyak tetap bisa berakibat buruk bagi kesehatan tubuh.
Tak heran jika kita sering mendengar nasihat untuk mengontrol konsumsi makanan berminyak agar tubuh tetap sehat dan nyaman.
Dilansir dari Time.com, berikut manfaat buruk makanan berminyak yang dipaparkan oleh Dietitian, Ayla Barmmer.
Menegangkan sistem pencernaan
" Ketika mengonsumsi makanan yang digoreng, lemak akan menghambat kerja sistem pencernaan," kata Barmmer. Lemak merupakan makronutrien yang paling lambat untuk dicerna.
Lemak juga membutuhkan enzim serta beberapa zat lainnya agar lebih mudah dicerna. Lambatnya sistem pencernaan bisa membuat perut kembung, mual serta nyeri.

Makanan berlemak sangat sulit dan tidak dapat dicerna dengan sempurna. Sehingga, acap kali kandungan minyak atau lemak terlihat pada faeces. Beberapa orag juga mengalami diare dan sakit perut setelah makan makanan berminyak.
Mengganggu aktivitas bakteri baik pada usus
Mengonsumsi kentang goreng atau burger bisa berdampak buruk pada kesehatan usus dan sistem pencernaan secara keseluruhan.
Lemak yang terkandung dalam makanan tersebut tidak sehat seperti pada alpukat, ikan atau minyak zaitun.
Konsumsilah lemak nabati untuk menjaga keseimbangan asam lemak serta hormon dan meningkatkan imunitas tubuh.

Makanan berminyak dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit dan membuat hormon tidak seimbang. Sehingga, mengonsumsinya bisa menyebabkan munculnya jerawat.
(Sumber: Time.com)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya