Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ada Cara-cara Menghemat BBM Yang Salah Kaprah. (Foto: Shutterstock)
Dream - Belakangan ini banyak orang yang mencari cara untuk menghemat penggunaan BBM, tanpa mengurangi performa mobil.
Sayangnya, masih banyak orang yang menggunakan trik menghemat BBM yang justru salah kaprah.
Dikutip dari Suzuki, Sabtu 27 April 2019, ada lima cara menghemat BBM yang salah.
Pertama, mengisi BBM 75 persen dari kapasitas maksimal. Membiarkan seperempat dari tangki BBM dalam kondisi kosong dipercaya dapat mengurangi penguapan, sehingga dapat menghemat BBM.
Selain itu, cara ini pun baik untuk mencegah BBM tumpah karena goncangan saat tangki terisi secara penuh.
Tentu saja cara ini tidak tepat. Hal ini mengingat mobil zaman sekarang sudah dilengkapi dengan vapor recovery system, yang berfungsi untuk menekan penguapan, meskipun tangki BBM terisi penuh.
Kedua, menempatkan gigi pada posisi netral. Konon katanya, saat mengisi BBM, posisi gigi persneling harus dalam kondisi netral.
Hal ini disebabkan karena dalam posisi netral tidak ada injeksi BBM menuju mesin, dan BBM pun bisa dihemat lebih banyak.
Faktanya, tidak ada hubungan antara isi BBM dengan aturan posisi gigi harus netral. Mobil zaman sekarang sudah dilengkapi dengan sensor yang secara otomatis akan menutup jalannya injeksi bahan bakar saat mesin nganggur.
Jika alasannya keamanan, trik ini memang wajib dilakukan.
Ketiga, mengisi BBM pada pagi hari. Banyak yang beranggapan jika mengisi BBM di waktu subuh atau saat suhu udara rendah, akan mendapat BBM yang lebih kental. Volume BBM yang didapat akan lebih banyak.
Mengisi BBM saat panas akan membuat volume BBM yang didapat lebih sedikit karena penguapan.
Faktanya, volume BBM yang kamu dapatkan tidak akan berbeda.
Keempat, mengisi tangki BBM sampai luber. Mengisi tangki MMB sampai luber dipercaya dapat membuat volume BBM yang masuk jadi lebih banyak. Kamu lebih hemat waktu dan uang.
Padahal, mobil zaman sekarang sudah dilengkapi dengan vapor recovery system yang akan langsung mendeteksi kelebihan kapasitas pada tangki kendaraan. Jadi, ini jelas merupakan mitos yang salah kaprah.
Sebaliknya, mengisi BBM sampai meluber, bahkan tumpah, akan membuat BBM banyak terbuang dan kamu justru akan rugi.
Kelima, menggoyang-goyangkan mobil. Menggoyang-goyangkan mobil diharapkan setiap celah yang kosong dalam tangki akan terisi oleh BBM, sehingga volume udara dari dalam akan ditekan keluar. Kondisi ini akan membuat kamu mendapatkan volume BBM yang lebih padat.
Yang perlu kamu ketahui, BBM bukanlah benda padat, melainkan benda cair. BBM otomatis akan mengisi celah kosong di tangki. (ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan