Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Menurunkan Berat Badan Secara Drastis. (Source: Shutterstock)
Dream - Berbagai cara dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan. Bahkan, kamu bisa melakukannya dengan cara instan.
Cara menurunkan berat badan dengan cepat memang jadi harapan semua orang. Terlebih jika upaya itu dilakukan dengan sederhana tanpa pengorbanan yang besar.
Namun kamu yang ingin mendapatkan berat badan ideal secara instan tentu harus menyadari ada efek samping bagi kesehatan tubuhmu. Efek samping tersebut ada yang bersifat ringan dan ada pula yang berat.
Dilansir dari Times of India, berikut efek samping buruk penurunan berat badan drastis dalam waktu singkat.
Ketika berat badanmu meningkat secara instan, sangat besar potensimu untuk mengalami kenaikan berat badan dengan jumlah yang sama setelahnya.
Apalagi, jika kamu mengonsumsi obat atau diet yang kurang sehat. Selalu perhatikan pola makanmu agar tetap sehat dan tidak terlalu ekstrim.
Siklus menstruasi yang tidak teratur
Berat badan terlalu berlebihan atau kekurangan bisa mengganggu produksi hormon dan siklus menstruasi menjadi tidak teratur.
Begitu pula ketika berat badanmu turun secara drastis. Hormon dan siklus menstruasi pun akan terganggu.
Biasanya, pola makan yang banyak disarankan di internet untuk menurunkan berat badan mengharuskan seseorang menghindari jenis makanan tertentu.
Ini bisa menyebabkan kekurangan nutrisi dan memicu penyakit tertentu dalam jangka panjang. Kamu pun bisa kehilangan tenaga maupun massa otot.
Kehilangan massa otot
Terkadang, penurunan berat badan membuat tubuhmu kehilangan massa otot. Akhirnya, tubuh pun bergelambir dan kurang sehat.
Jika ingin mengurangi makanan atau jumlah kalori yang dikonsumsi, berolahragalah setiap hari untuk menjaga massa otot dan memastikan energimu diambil dari lemak tubuh.
Penelitian dari University College of London membuktikan bahwa seseorang yang kehilangan 5 persen dari berat badannya berpotensi depresi sebesar 52 persen.
Hal ini dapat dialami ketika orang tersebut menjalani diet ketat yang mengharuskan mereka untuk mengurangi jumlah kalori secara drastis dalam waktu singkat.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan