Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber: Shutterstock)
Dream - Sariawan sudah bukan hal yang baru dan sering menyerang lidah, bibir, hingga gusi. Selain menimbulkan perih saat bergesekan dengan makanan, salah satu gejala panas dalam ini juga terasa menyakitkan saat melakukan aktivitas sehari-hari seperti berbicara atau menyikat gigi.
Tanpa disadari, ada 5 kebiasaan makan yang dapat memicu sariawan. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.
Diet yang Kurang Tepat
Niatnya sih mau mengurangi beberapa kilogram berat badan dan memiliki bentuk tubuh yang diidam-idamkan, namun pola diet yang diterapkan justru bikin tubuh kekurangan nutrisi. Akibatnya, bukan tubuh indah yang didapatkan, tapi sariawan yang diderita akibat kekurangan vitamin C, B12, dan zat besi.
Kekurangan vitamin C dan B12 memicu penurunan kekebalan tubuh, sehingga rentan terkena panas dalam yang ditandai oleh sariawan. Selain itu, rendahnya asupan zat besi dapat menyebabkan luka dan kering di sekitar mulut dan tenggorokan sehingga memicu munculnya sariawan.
Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Pedas
Sahabat Dreams termasuk pecinta makanan pedas? Hati-hati, walau capsaicin yang dalam cabai dapat membantu mencegah panas dalam, tapi efek panas yang dikeluarkan makanan pedas dapat menyebabkan iritasi dan memperparah luka di rongga mulut. Sebaiknya, batasi konsumsi cabai, lada hitam, dan rempah lainnya agar tidak menyebabkan munculnya sariawan.
Kebiasaan Mengunyah Terlalu Cepat
Entah rasa makanan yang sangat lezat atau terburu-buru, membuatmu mengunyah dengan sangat cepat. Kurang berhati-hati membuatmu tanpa sengaja menggigit lidah atau bibir sehingga berisiko menyebabkan luka atau trauma. Sayangnya, jika jaringan pada mulut tidak bisa menutup dengan sempurna, luka tersebut dapat berubah menjadi sariawan yang menyiksa.
Berbicara Saat Makan
Para orangtua sering mengingatkan Sahabat Dreams untuk tidak berbicara selagi makan. Selain mencegah risiko tersedak, juga menghindari luka pada bibir atau lidah karena tergigit dengan keras. Sama seperti efek mengunyah yang terlalu cepat, hal ini juga dapat memicu sariawan karena luka yang tak kunjung sembuh.
Berbagi Alat Makan
Sariawan yang disebabkan oleh infeksi virus dapat menular melalui kontak air liur. Kebiasaan menggunakan alat makan seperti sendok atau sedotan dengan orang yang menderita sariawan dapat memicu gangguan kesehatan rongga mulut ini. Cegah sebelum terlambat, ya!
Jangan biarkan sariawan menghambat aktivitas sehari-hari. Sariawan juga bisa menjadi tanda tubuh yang mengalami panas dalam. Kondisi ini sendiri disebabkan oleh masuknya makanan yang bersifat panas terlalu banyak di dalam tubuh sehingga menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan. Segera temukan obat yang tepat untuk mengatasi masalah ini, seperti Larutan Penyegar Cap Badak dari Sinde yang sudah dipercaya dari generasi ke generasi.
Ramuan tradisional ini menggunakan bahan alami Gypsum Fibrosum, Cornu Antelopis, dan Galcareus Spar yang efektif mengatasi berbagai gejala panas dalam yang menyerang tubuh. Mulai dari sembelit, tubuh yang terasa kurang fit, sakit tenggorokan, bibir pecah-pecah, hingga sakit tenggorokan.

Tidak perlu ragu mengonsumsi produk unggulan Sinde ini karena pengolahannya menggunakan teknologi modern dari Jerman, menjamin kualitasnya terjaga higienis dan halal. Selain aman bagi semua umur, varian rasa original hingga buah-buahan yang menyegarkan disukai anak-anak maupun dewasa. Sediakan selalu Larutan Penyegar Cap Badak di rumah yang dikemas praktis dalam kaleng, botol, atau sachet.
Hindari sariawan yang menyiksa dengan mengubah pola dan kebiasaan makan yang kurang tepat ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya