Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
(Foto: Shutterstock)
Dream – Berkendara dengan sepeda motor memang cukup melelahkan jika menempuh jarak cukup jauh. Namun, bagi sebagian lainnya, aktivitas touring bisa menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan.
Terlepas dari perjalanan biasa maupun touring, ada kalanya kita tak bisa menghindari kelelahan usai mengendarai sepeda motor.
Apalagi saat kamu harus melalui jalan berliku atau terjebak di tengah kemacetan. Motor harus senantiasi terjaga keseimbangannya dan konsentrasi yang lebih.
Tahukah Sahabat Dream jika postur tubuh juga mempengaruhi faktor kelelahan ini. Dengan postur yang salah, sudah pasti pengendara akan lebih cepat lelah.
Untuk itu, kita harus memperhatikan postur tubuh saat menyetir sepeda motor. Postur tubuh yang baik bisa menjaga konsentrasi dan refleks.
Berikut ini adalah lima cara menjaga postur tubuh saat berkendara motor, dikutip Wahana Honda, Kamis 31 Oktober 2019.
Tubuh tegak adalah posisi yang tepat saat berkendara. Ketika duduk dengan posisi tegak kita akan lebih bisa berkonsentrasi terhadap apa yang terjadi disekitar kita. Posisi ini sangat baik untuk reflek juga.
![]()
Jadi, posisi ini bisa menghindarkan diri dari halangan yang terjadi di jalan raya. Badan tegak ini juga merupakan salah satu cara untuk berkendara yang baik untuk mencegah badan kita cepat lelah.
Dengan badan yang tegak, tentu tangan kita juga berada di posisi tegak lurus saat meraih setang. Bagian sikut juga sedikit ditekuk.
![]()
Siku ini berguna sebagai “ suspensi” jadi jika ada jalan rusak yang dilewati badan dan tangan tidak akan sakit.
Dengan mata dan pandangan ke depan, tentunya menjadikan kita bisa memperhatikan apa yang terjadi di depan. Hal ini bisa menambah konsentrasi kita saat berkendara.
![]()
Dianjurkan untuk menengok ke kanan, kiri, dan belakang kalau memang perlu. Tapi, ya, sebentar saja.
Letakkan telapak kaki pas di atas footstep merupakan postur terbaik selanjutnya. Posisi kaki lurus dengan lutut ke arah depan.
![]()
Posisi ini selaras dengan aerodinamis yang dimiliki motor sehingga kinerja kuda besi menjadi maksimal. Meletakkan kaki dengan posisi ini juga menghindarkan kita dari beberapa gangguan yang mungkin akan terjadi di jalan raya nantinya.
Untuk memaksimalkan cara kerja gas dengan baik tentunya kita harus mengenggam tuas gas dengan kelima tangan kita dengan tidak terlalu kuat tapi juga tidak terlalu lemah alias pas. Jangan sekali-kali meletakkan salah satu atau beberapa jari di atas tuas rem depan.
Cara itu sangat berbahaya untuk kamu. Refleks yang sering muncul bisa membuat kita jatuh terpeleset.
![]()
Jangan sekali – kali meletakkan salah satu atau beberapa jari kita di atas tuas rem depan.
Teknik pengereman yang baik adalah dengan menggunakan 4 jari, dan melepaskan tuas gas. Dengan begitu kamu bisa melalukan pengereman secara efektif dan efisien.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya