Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Cuci Mobil Salah Satu Cara Membersihkan Kotoran Di Mobil. (Foto: Shutterstock)
Dream – Jangankan mobil yang dipakai rutin setiap hari, kendaraan yang ditinggalkan di garasi saja bisa menjadi kotor. Tak percaya? Coba saja kamu memegang kap mesin. Debu kecil menempel di telapan tangan kamu.
Tak ada cara lain untuk mengakali mobil kotor selain dengan membersihkannya. Kemoceng hanya bisa membuat debu tipis menghilang. Tapi kotoran masih bisa menempel.
Dikutip dari Auto2000, Minggu 14 Juli 2019, kamu memang harus rutin membersihkan kendaraan agar mobil tidak terlalu kotor. Kalau mobil terlalu kotor, catnya bisa kusam dan pudar.
Kamu bisa memperhatikan enam penyebab bodi mobil kotor dan cara membersihkannya.
Kotoran ini mudah sekali menempel di bodi mobil. Jangankan di jalan, mobil yang disimpan di garasi pasti ada debu.

Sebelum bepergian, kamu bisa membersihkan mobil dengan kain microfiber atau kemocengn berbahan kain ini.
Jangan pakai kemoceng bulu ayam karena akan membuat bodi tergores.
Noda jelaga bekas asap mobil lain dan serangga bisa ditemui di bagian depan mobil. Kalau belum mengeras bisa dibersihkan pakai kain mikrofiber.
![]()
Noda aspal biasanya banyak ditemui di dekat sepatbor mobil. Hati-hati saat membersihkannya karena kerap sudah menempel erat. Salah membersihkan malah akan merusak bodi mobil.
Kamu butuh cairan bug and tar removal untuk membersihkannya. Cairan ini juga bisa dipakai untuk membersihkan noda jelaga dan serangga mati yang membandel.
Jejak yang ditinggalkan biasanya berbentuk pulau kecil atau jamur. Noda ini biasa timbul kalau kamu tidak mengeringkan mobil secara maksimal ketika mencuci.
Jejak yang ditinggalkan biasanya berbentuk seperti pulau kecil atau akrab disebut sebagai jamur. Ini biasa timbul saat kamu tidak mengeringkan bodi mobil secara maksimal saat mencuci.
![]()
Oleh sebab itu, luangkan waktu untuk mengecek segala sisi bodi mobil usai mencuci dan pastikan kering sempurna. Perhatikan pula adanya lelehan air seperti di tutup tangki dan emblem Toyota. Termasuk pula di sela-sela pintu dan gril mobil.
Namun kalau sudah terlanjur muncul, coba bersihkan dengan eksterior cleaner yang banyak dijual di supermarket atau toko aksesoris mobil. Biasanya sudah bisa terangkat kalau belum terlalu lama didiamkan.
Sebenarnya efek yang ditimbulkan oleh sisa air hujan sama dengan sisa air cucian mobil. Bedanya, air hujan bersifat asam. Noda jamur yang ditimbulkan lebih sulit dibersihkan dan punya sifat korosif.
Kalau mobil terkena air hujan, segeralah cuci. Jangan biarkan terlalu lama. Kalau muncul jamur di bodi mobil, kamu bisa membersihkannya dengan exterior cleaner. Kalau tak mempan, kamu bisa menggunakan kompon yang lebih kuat daya angkatnya.
![]()
Noda bekas cucian mobil dan air hujan bisa dikurangi risiko timbulnya jika kamu rajin melakukan pemolesan pada bodi mobil paling tidak sebulan sekali.
Tidak perlu memakai alat pemoles layaknya profesional car detailer, cukup gunakan bahan wax yang dijual di toko dan aplikasikan dengan menggunakan tangan kosong. Ini cukup untuk menahan laju noda jamur bodi tumbuh di bodi mobil.
Bekas baret dapat terlihat jelas, terutama untuk mobil berwarna gelap seperti hitam, sehingga membuatnya tampak kusam dan tidak terawat. Apalagi, baret halus ada di sekujur bodi.
![]()
Baret bisa timbul akibat perlakuan salah saat membersihkan mobil. Seperti menggunakan kemoceng berbahan bulu ayam atau langsung menyeka mobil dengan kain kanebo tanpa menyiramnya terlebih dahulu dengan air untuk merontokkan kotoran.
Bisa pula karena terkena benda tajam seperti ujung ranting pohon atau terluka karena serempetan. Kalau masih halus bisa dihilangkan dengan kompon.
Sebenarnya mobil modern sudah menggunakan anti karat. Namun, pemilik mobil di daerah dekat pantai punya risiko lebih besar terdampak karat karena tingginya kadar mineral di air dan sifatnya relatif asam.
![]()
Di bodi mobil, ada luka terbuka akibat tabrakan dan kamu belum sempat membawanya ke bengkel untuk perbaikan. Ini akan membuat noda karat. Jangan biarkan ada luka terbuka di bodi mobil karena bisa menjadi media timbulnya karat.
Perhatikan juga bagian kolong mobil. Bagian ini rawan kotor dan terpapar korosi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya