Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ayam Napinandar Khas Sumatra Utara (http://www.klikhotel.com/)
Dream - Makanan Sumatra Utara (Sumut) memiliki rasa yang khas, pedas dan sedikit asam-asam segar. Pasalnya kuliner Sumut banyak menggunakan lada hitam kecil dan kasar bernama Andaliman.
Beberapa waktu lalu, dalam gelaran Festival Danau Toba 2015 Asosiasi Cheff Indonesia (ACI) Sumut menampilkan delapan makanan khas mereka. Hal itu merupakan salah satu upaya mereka dalam membangkitkan kuliner tradisional agar dikenal dunia.
" Cara penyajian kami samakan dengan kuliner-kuliner bertaraf internasional," ungkap Cheff Basri yang dijumpai di Karo, Sumut.
Kedelapan makanan yang mewakili beberapa marga di Sumut ini, biasanya disajikan saat upacara adat (selamatan) atau pesta pernikahan. Belum lengkap rasanya bila berkunjung ke sana tanpa mencicipi makanan tradisionalnya.
Bagi Anda yang berminat mencoba, simak daftar makanannya berikut ini.
1. Ayam Napinandar/pinandar/padar
Olahan ayam dari Tapanuli Selatan ini menampilkan sajian ayam goreng. Tapi ditambah dengan bumbu-bumbu khas, salah satunya menggunakan andaliman yang menambah kelezatan ayam pandar ini.
Penyajiannya sangat unik karena harus ditambah dengan daun singkong rebus. Sehingga sangat khas, dan patut untuk dicicipi.
2. Arsik Ikan Mas
Masyarakat Toba memiliki makanan khas yang biasanya disajikan saat acara pernikahan atau pun acara-acara adat lainnya.
Arsik ikan mas biasanya menggunakan ikan berukuran besar, kemudian dibumbui asam kandis yang membuat rasanya menjadi asam-asam segar. Kemudian racikan cabai dan andaliman membuat rasanya pedas menggoda.
3. Daun Umbi Tumbuk
Sesuai dengan namanya, makanan dari Mandailing ini menyuguhkan sayur daun singkong yang ditumbuk lalu dimasak dengan campuran udang kecil-kecil.
Selain itu, agar daun umbi tumbuk lebih sedap masyarakat Sumut biasanya menambahkan kincung ke dalamnya. " Kalau di Jawa kincung lebih dikenal dengan nama kecombrang," ungkap Bisri menjelaskan.
Kincung ini membuat makanan menjadi lebih harum. Selain itu, masih ada campuran lain yaitu berupa sayuran bulat-bulat kecil berwarna hijau bernama rimbang atau cempokak.
Cara masaknya pun cukup unik, karena daun singkong yang masih mentah ditumbuk halus dan kemudian dimasak dengan santan yang membuat rasanya segar.
4. Cipera Manuk
Kuliner yang satu ini berbahan dasar ayam kampung yang dibumbui dengan rempah khas Tanah Karo. Penggunaan tepung jagung juga membuat makanan ini sangat khas dan hanya banyak dijumpai di Tanah Karo saja. Tepung jagung membuat tekstur makanan menjadi lebih kental.
5. Pileng Pak Pak
Pileng pak pak merupakan sajian makanan dari ayam yang dibalut dengan tepung beras untuk mengentalkannya. Dibumbui dengan kunyit sehingga membuat warnanya tampil lebih menarik.
6. Gulai Bulung Gadung Ras
Satu lagi makanan khas dari kabupaten Karo, yaitu perpaduan antara ikan asap dengan daun singkong rebus yang dibakar. Ikan yang digunakan pun tidak sembarangan karena harus memakai ikan salai, yang berbentuk dan mempunyai rasa seperti ikan lele. Ikan khas Sumatra Utara ini merupakan ikan air tawar dan mulai banyak dibudidayakan oleh masyarakat setempat.
7. Hinasumba
Makananan dari Simalungun ini berupa ayam yang disuir-suir lalu dimasak bersamaan dengan parutan kelapa dan beras yang ditumbuk.
Ketiganya disangrai secara bersamaan. Diaduk terus hingga masakan berwarna kuning keemasan. Hinasumba ini mirip seperti urap tapi lebih kering dan renyah bumbunya. Paling nikmat disantap dengan sepiring nasi panas yang masih mengepulkan asap.
8. Kerabu Tauge
Makanan khas masyarakat Melayu ini hampir sama dengan Hinasumba Simalung. Hanya bedanya, tekstur lebih basah dan hanya menggunakan tauge saja. Makanan ini memiliki cita rasa segar karena menggunakan bumbu berupa terasi dan jeruk nipis. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya