Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Sumber: Http://www.boldsky.com/)
Dream - Kehilangan memori atau yang dikenal sebagai amnesia adalah suatu kondisi di mana seseorang kehilangan kemampuannya untuk mengingat informasi.
Kehilangan memori mengganggu kehidupan sehari-hari dan bisa menjadi salah satu indikasi Alzheimer. Ini adalah penyakit yang menyebabkan penurunan atau perlambatan memori hingga hilang permanen.
Penderita amnesia biasanya memiliki gangguan kemampuan untuk mengingat masa lalu mereka. Mereka bahkan sulit untuk belajar hal-hal baru.
Amnesia dapat disebabkan oleh cedera otak, stroke, radang otak, konsumsi alkohol jangka panjang, tumor dan kejang.
Makanan-makanan yang kaya fosfor seperti anggur, jeruk dan kurma dapat membantu memulihkan memori para penderita amnesia.
Namun di sisi lain, ada makanan-makanan tertentu yang justru semakin merusak fungsi kognitif otak sehingga menyebabkan seseorang kehilangan memori secara perlahan.
Dilansir dari laman Boldsky, berikut ini 6 makanan yang dapat memicu kehilangan kemampuan mengingat:
1. Popcorn
Popcorn adalah makanan yang dicintai oleh nyaris setiap kelompok usia. Namun, di dalam popcorn terdapat diacetyl dan menurut sebuah penelitian terbaru, diacetyl bisa memicu munculnya penyakit paru-paru dan Alzheimer. Diacetyl dapat menembus ke sel otak dan menyerang sistem pertahanan yang bertugas mencegah masuknya zat berbahaya.
2. Keju
Keju adalah sumber protein dan kalsium. Namun keju olahan seperti mozzarella Amerika yang tinggi akan lemak jenuh dapat memicu kehilangan memori.
3. Daging olahan
Daging olahan mengandung nitrosamin yang menyebabkan hati menghasilkan lebih banyak lemak dan ini bisa membahayakan otak Anda. Lemak-lemak tersebut dapat menghambat memori.
4. Tahu
Meskipun dianggap sebagai makanan sehat yang mengandung protein tinggi, tahu ternyata juga memiliki efek buruk jika dikonsumsi terlalu sering. Menurut penelitian, orang yang terlalu sering mengonsumsi tahu memiliki risiko lebih besar terserang demensia.
5. Pemanis buatan
Menambahkan pemanis buatan dalam penganan yang Anda konsumsi sehari-hari bukanlah ide yang bagus. Pemanis buatan dapat memicu berbagai penyakit seperti sakit kepala, depresi, penurunan berat badan, pusing hingga kehilangan memori.
6. Makanan berwarna putih
Makanan-makanan seperti roti putih, gula pasir dan pasta yang tinggi karbohidrat dapat memicu peningkatan gula darah. Dan tingkat gula darah yang tinggi adalah salah satu pemicu Alzheimer.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari