Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Sumber: Thetable.homechef.com)
Dream - Kebanyakan orang menggunakan garam saat memasak dengan memasukannya ke masakan dalam keadaan panas atau mendidih. Tapi tahukah Anda bahwa cara seperti ini ternyata sangat keliru.
Dilansir dari Betterhealth, garam yang dimasukkan dalam suhu panas akan menjadi racun yang membuatnya mengandung asam, sehingga lama kelamaan akan berujung pada munculnya penyakit.
Selain itu, cara itu juga akan membuat garam kehilangan yodium. Beberapa penyakit yang disebabkan penggunaan garam yang salah. Misalnya seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Pada dasarnya, garam adalah sumber mineral yang dibutuhkan tubuh. Garam diyakini dapat mengobati lebih dari 70 penyakit. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan dan diolah dengan cara yang salah, garam justru menjadi pemicu berbagai penyakit.
Salah satu cara mengurangi risiko akibat salah dalam mengonsumsi garam yakni, saat sedang memasak tunggulah hingga masakan matang dan ketika sudah tidak terlalu panas atau hangat baru tambahkan garam. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran