Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Apakah Sperma Bisa Tertumpah Ke Dalam Cairan Pra-ejakulasi? (Foto: Shutterstock)
Dream - Saat berhuungan seksual, alat kelamin pria tidak hanya mengeluarkan cairan ejakulasi. Tapi, juga cairan pra-ejakulasi yang akan keluar sebelumnya.
Biasanya, cairan tersebut tidak mengandung sperma dan tidak menyebabkan kehamilan. Namun dilansir dari Sehatq.com, sperma bisa tertumpah ke dalam cairan pra-ejakulasi.
Menurut penelitian pada 2016, sekitar 17 persen cairan pra-ejakulasi responden mengandung sperma.
Penelitian lain yang menyertakan 27 responden, menyatakan bahwa terdapat 37 persen di antara sampelnya mengandung sperma.

Jadi, sebenarnya cairan pra-ejakulasi berpotensi mengakibatkan kehamilan. Sebagian orang menghilangkan kandungan sperma pada cairan pra-ejakulasi dengan buang air kecil sebelum berhubungan seksual.
Tapi, tetap saja hal ini tidak dapat menjamin sperma tidak ada pada cairan pra-ejakulasi. Hal ini berbahaya untuk pasangan yang tidak menginginkan kehamilan.
Jika ingin mencegah kehamilan, gunakanlah kondom, KB spiral, pil KB atau pil kontrasepsi darurat. (Sumber: Sehatq.com)
Dream - Banyak pasangan yang menggunakan lubrikan saat berhubungan seks. Lubrikan yang digunakan pun beragam. Ada yang menggunakan bahan alami maupun kimia.
Salah satu bahan alami yang digunakan adalah minyak kelapa. Namun amankah pemakaian minyak kelapa sebagai lubrikan?
Dilansir dari Sehatq.com, minyak kelapa dapat digunakan sebagai pelembap dan lubrikan.
Namun penelitian yang dipublikasikan pada 2014 itu belum berhasil membuktikan keamanan atau efektivitas minyak kelapa sebagai lubrikan. Minyak kelapa hanya aman digunakan pada kulit.
1. Menginfeksi Miss V
© © Shutterstock.com
Kadar pH minyak kelapa yang lebih tinggi akan mengganggu kondisi keasaman miss V. Sehingga, pemakaian minyak kelapa sebagai lubrikan dapat menginfeksi miss V.
© © Shutterstock.com
Minyak kelapa cenderung sulit dibersihkan seusai berhubungan seks. Kamu tidak bsa membersihkannya secara maksimal dengan sabun dan air. Sedangkan membersihkannya secara paksa akan memicu iritasi
3. Merusak Kondom Berbahan Lateks
Lubrikan berbahan minyak dapat merusak kondom berbahan lateks dan menyebabkan kamu lebih berisiko tertular penyakit infeksi menular seksual (IMS).
Hindari pemakaian kondom, diaframa atau alat KB yang terbuat dari lateks ketika memakai minyak kelapa sebagai pelumas.
© © Shutterstock.com
Sprei dan pakaianmu akan kotor jika menggunakan lubrikan berformula minyak. Nodanya pun sulit dibersihkan.
5. Menyebabkan Alergi
Hal ini akan terjadi jika kamu alergi terhadap minyak kelapa. Ketika menggunakannya, kamu akan mengalami gatal-gatal, ruam, bahkan kulit terasa melepuh.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya