Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© 2022 Shutterstock
Tahun baru identik dengan harapan baru. Nggak cuma resolusi, awal tahun juga menjadi momen yang tepat untuk berinvesasi.
Emas pun menjadi metode investasi klasik yang tetap digandrungi. Meski begitu, membeli emas untuk berinvestasi nggak boleh sembarangan. Begini cara yang tepat untuk berinvestasi emas.
Penting untuk mengetahui tujuan berinvestasi apalagi bagi pemula. Pastikan untuk mengetahui tujuan dari investasi emas.
Tujuan seperti pendidikan, pernikaha, tabungan hari tua adalah beberapa dari tujuan dari berinvestasi emas. Setelah menentukan tujuan, langkah berikutnya adalah menetukan kurun waktu dalam berinvestasi. Bisa 5 tahun, 10 tahun, atau bahkan lebih dari itu.
Emas adalah logam mulia yang harganya fluktuatif dan bisa naik turun secara mendadak. Meski begitu, harga emas bisa diprediksi secara berkala.
Tren emas yang menurun biasanya diikuti pula dengan harga saham yang juga menurun. Ini momen yang tepat untuk mempertimbangkan membeli emas dalam jumlah lebih banyak. Kamu juga bisa mengecek harga emas secara berkala dari laman resmi seperti Pegadaian.
Memang benar jika sudah banyak toko emas yang bertebaran di berbagai sudut kota. Bahkan jasa penyedia emas berbasis online pun sudah bisa diakses melalui gadget kesayangan.
Meski begitu hindari membeli emas di sembarang tempat. Belilah di toko yang terpercaya dan tersertifikasi agar terhindar dari kerugian.
Investasi menjadi elemen penting untuk meningkatkan kesejahteraan. Meski begitu, investasi juga berbanding lurus dengan keuangan yang berkaitan dengan rekening bank pribadi. Pastikan untuk menggunakan rekening bank dengan suku bunga ringan dan terpercaya agar dana tabugan yang hendak dijadikan sarana investasi bisa tetap aman dan terjaga.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya