Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Dalam era digital seperti saat ini siapapun bisa memiliki media sosial, termasuk baby sitter dan pekerja di rumah. Sebelum terjadi masalah, sebagai orangtua Anda perlu memberi batasan yang tegas pada baby sitter terkait unggahan foto buah hati dan suasana rumah serta aktivitas keluarga lainnya.
Dekat dengan pengasuh atau baby sitter memang sangat membantu dalam mengurus buah hati. Tapi ada hal-hal yang memang harus dibicarakan terkait batasan privasi anak. Terutama jika pengasuh anak di rumah akrab dengan gadget dan media sosial.
Tengoklah pengalaman yang dialami Rara (bukan nama sebenarnya). Ibu bekerja berusia 30 tahun ini kaget menemukan foto anaknya di akun Facebook milik baby sitternya. Pengasuh anaknya itu mengunggah foto saat anaknya mengenakan seragam sekolah dan terlihat dengan jelas alamat sekolah.
" Syok banget, baby sitter saya ini gak pernah izin atau apa. Foto yang diunggah ini bahaya banget, foto anak sekolah, orang yang melihat jadi tahu sekolah anak. Kita gak tahu kan kalau ada orang niat jahat," kata Rara.
Sepulangnya dari kantor, Rara pun membicarakan hal ini dengan baby sitter anaknya. Ia langsung mewanti-wanti kalau foto anaknya tak boleh lagi diunggah di media sosial milik sang baby sitter.
" Nyesel juga sih setelah kejadian baru ngomongin detail dan baru sadar juga. Aku sih langsung minta foto anakku yang pernah diunggah langsung dihapus. Setelah itu dia minta maaf," ujar Rara.
Melihat kejadian tersebut, para orangtua sebaiknya membicarakan batasan terkait media sosial kepada pengasuh dan pekerja di rumah. Hal ini penting demi keamanan seluruh anggota keluarga dan tentunya menjaga privasi.
Mintalah pekerja di rumah sebisa mungkin untuk tidak mengunggah hal apapun berkaitan dengan anak Anda. Lalu, jika mereka ingin memunggah sesuatu yang lokasinya masih dalam lingkup rumah dan privat, mintalah mereka untuk izin terlebih dulu.
Jangan ragu, ungkapkan konsekuensi yang bisa Anda terapkan jika mereka melanggar. Bicarakan baik-baik kalau ini demi keamanan seluruh anggota keluarga termasuk pekerja dan pengasuh di rumah.
Mencegah tentunya lebih baik kan Bunda...(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya