Baju Bersejarah Hijabers Australia Dipamerkan di Kota Tua

Reporter : Ratih Wulan
Jumat, 2 Maret 2018 18:45
Baju Bersejarah Hijabers Australia Dipamerkan di Kota Tua
Museum of Applied Arts and Sciences Sydney menggelar pameran busana-busana antik milik hijabers Australia.

Dream - Tinggal di negara non Muslim membuat hijabers di Australia tahan banting. Sebagai minoritas, tentunya mereka menjumpai banyak tantangan untuk terus menutup aurat.

Hanya dengan tekad yang kuat mereka bisa bertahan menjalani profesi yang luar biasa. Seperti atlit foodball, penjaga pantai hingga desainer modest wear.

Merayakan pencapaian tersebut, Museum of Applied Arts and Sciences Sydney menggelar fashion show Faith Fashion Fusion di Meseum Sejarah Jakarta, pada 1-18 Maret 2018. Indonesia dipilih karena dianggap sebagai negara yang tepat. Berpenduduk mayoritas Muslim serta maju di bidang fashion Muslim.

Faith Fashion Fushion© dream.co.id

Acara ini menampilkan koleksi para hijabers yang memiliki kisah mengesankan di Australia. Dituangkan dalam berbagai koleksi, salah satunya baju renang khusus wanita Muslim yang biasa disebut burqini.

“ Kami mau menunjukan realitas orang Islam di Aussie sekarang, beberapa dari mereka kesulitan sebagai olahragawan. salah satunyanya yaitu pengawas pantai yang memakai burqini” ujar Allaster Cox, Kuasa Usaha kedutaan Australia.

Faith Fashion Fushion© dream.co.id

Burqini milik Mecca Laalaa menjadi salah satu koleksi yang menarik perhatian. Mecca merupakan perempuan muslim penyelamat selancar pertama di Australia.

Selain itu, mereka turut memboyong koleksi dress antik dengan hijab, lalu ada juga pakaian olahraga perempuan Muslim. Pengunjung yang datang, bisa melihat-lihat sekaligus mmpelajari sejarah Muslimah Australia lewat fashion. 

(Sah/Laporan: Ferra Ferdiana)

Beri Komentar