(Foto: Mynewshub)
Dream - Beberapa tahun belakangan, abaya mendominasi koleksi pakaian hari raya di seluruh dunia. Sehingga membuat salah satu artis Malaysia, Erma Fatima, merasa prihatin.
Menurutnya, tradisi mengenakan abaya saat Lebaran bukanlah kebiasaan orang Melayu. Sehingga ia ingin mengembalikan kebanggan baju tradisional Melayu ke tengah-tengah masyarakat di negeri jiran itu.
Meskipun bukan desainer, Erma berkeinginan mengembalikan kejayaan koleksi baju kurung sebagai salah satu fashion bergengsi di Malaysia. Dalam proses pengerjaannya, ia meminta bantuan desainer Ashraf Zainal untuk menerjemahkan konsep ke dalam garis rancang yang ia inginkan.

Uniknya, dalam menentukan desaian, ia mengaku terinspirasi dari pakaian Mak Cun, yang menjadi karakter populernya pada siaran TV3.
" Koleksi Mak Cun ditampilkan ini terinspirasi dari karakter yang saya perankan dalam drama tersebut," ungkap Erma, dikutip Dream dari Mynewshub, Kamis 8 Juni 2017.
Selama ini, artis sekaligus sutradara itu mengaku kerap bergaya aneh, tapi tetap memasukkan unsur batik ke dalam setiap desain pakaiannya.
" Koleksi ini pun nantinya akan hanya menggunakan kain katun dan tidak mahal sebagai pakaian harian yang praktis. Sejujurnya, dua koleksi yang saya buat ini bertujuan untuk mengembalikan kebiasaan dan tradisi perempuan Melayu dalam menyambut Lebaran maupun pakaian sehari-hari mereka," imbuhnya.
Erma berpendapat bahwa abaya atau jubah merupakan budaya Arab yang berbeda dengan gaya ketimuran. Sehingga ke depannya, ia berharap dengan usahanya ini dapat mengembalikan kebanggaan pakaian Muslimah yang menutup aurat. Tanpa harus menghilangkan unsur tradisional Melayu dan klasik.