Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bagaimana Caranya Mengerem Di Jalan Basah Dan Licin? (Foto: Shutterstock)
Dream – Musim hujan telah tiba. Kamu yang sehari-hari beraktivitas dengan kendaraan, sebaiknya meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara.
Pada musim hujan, jalanan akan basah dan licin dan kondisi ini meningkatkan potensi kecelakaan,
Instruktur Jakarta Defense Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, penyebabnya adalah kurangnya pemahaman teknik pengereman yang justru bisa membuat ban menjadi slip.
“ Kalau dalam masalah mau ngerem, lakukan pengereman ketika mobil sudah terkendali atau sebelum mobil bermasalah. Kalau begitu slip langsung direm, itu tambah melintir,” kata Jusri kepada Liputan6.com, dikutip Senin 3 Desember 2018.
Kalau tahu kondisi hujan sehingga jalanan basah dan licin, ada baiknya mengurangi kecepatan kendaraan.
Jusri juga mengingatkan pengemudi harus sadar dan mendeteksi genangan air. Kalau melintasi genangan air, ban akan mengalami aquaplaning atau hydroplanin.
Aquaplaing ini dapat membuat ban tidak mendapatkan traksi pada permukaan jalan atau posisi ban tak menyentuh aspal. Kondisi ini bisa membuat ban terlihat mengambang di permukaan.
Jusri menyarankan pengendara mengurangi kecepatan mobilnya. Lebih baik mengemudikan mobil lebih lambat. Dia mengatakan ketebalan air 1 cm saja bisa membuat ban mengalami hydroplaning.
“ Ibaratnya batu tipis dilempari secara keras ke permukaan air, kan melayang,” kata dia.
Kalau kondisi ini terjadi, kendaraan akan sulit dikendalikan. Mobil akan terasa liar dan berisiko terjadi kecelakaan.
“ Kalau ditanya apakah genangan air membuat mobil slip, nggak juga. Kalau mobil pelan, nggak juga,” kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Herdi Muhardi)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya