Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Pakai BBM Tak Sesuai Aturan, Garansi Mobil Bisa Hangus?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 30 November 2018 13:30
Pakai BBM Tak Sesuai Aturan, Garansi Mobil Bisa Hangus?
Kadang pemilik mobil sering menggunakan BBM di luar rekomendasi.

Dream – Pemilik mobil acapkali mengabaikan jenis BBM yang ditetapkan untuk mesin kendaraan. Padahal, pabrikan sudah merancang setiap mesin mobil menggunakan jenis BBM tertentu.

Alhasil, muncul keluhan terkait performa mobil. Mulai dari mesin yang tidak bertenaga hingga rusak.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, menegaskan garansi tidak diberikan pada kasus kerusakan akibat penggunaan BBM yang tidak sesuai rekomendasi. 

" Setahu kami aturannya memang seharusnya demikian. Ada kerusakan yang disebabkan penggunaan bahan bakar tidak sesuai standar, maka di luar garansi,” kata Yohannes, dikutip dari gaikindo.or.id, Jumat 30 November 2018.

Yohannes memberikan contoh mobil keluaran terbaru wajib menggunakan BBM berkualitas. Minimal bahan bakar yang digunakan adalah BBM dengan nilai oktan (Research Octane Number /RON) 92.

“ Kami mensyaratkan agar mobil memakai BBM berkualitas. Dan itu tertera pada buku manual ketika membeli mobil,” kata dia.

1 dari 1 halaman

Mesin Mobil Didesain untuk BBM Berstandar Internasional

Yohannes mengatakan mesin mobil keluaran terbaru sudah dibuat untuk bahan bakar berstandar internasional. Desain mesin selalu mengacu pada peraturan pemerintah terkait standar emisi Euro-4.

Regulasi itu berlaku sejak Oktober 2018. Semua mobil yang diproduksi pabrik maupun dijual distributor anggota GAIKINDO sudah disesuaikan dengan aturan tersebut.

“ Apabila diisi dengan BBM sesuai standar Euro-4, emisi yang dibuang pun akan sesuai standar Euro-4,” kata dia.

Yohannes mengatakan kinerja mobil akan sangat baik jika menggunakan BBM berkualitas sesuai standar pabrik. Performa, akselerasi, kekuatan menanjak, dan keawetan mesin sangat bergantung pada jenis BBM yang digunakan.

Gas buangnya juga tak membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan. Sebab kadar polusinya berada di bawah ambang batas.

“ Tentu saja, BBM berkualitas berpengaruh positif pada mobil. Mesin juga lebih awet,” kata dia.

(Beq) 

Beri Komentar