Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengendara Motor Wanita Memakai Helm (Foto: Shutterstock)
Dream - Sepeda motor, alat transportasi yang begitu akrab dengan kehidupan kita. Pergi ke manapun jauh lebih praktis dengan kendaraan ini.
Tidak sedikit orang yang memilih memakai sepeda motor untuk pergi ke kampus ataupun bekerja. Tentunya, mereka harus selalu mengenakan helm.
Penggunaan helm berpengaruh terhadap kondisi rambut. Lepek, kucel, bahkan rontok jadi ancaman.
Technical Management Manager Clear Shampoo, Vivi Tri Andari, mengatakan rambut pria lebih cepat berketombe daripada wanita.
Sayangnya, kaum adam jauh lebih cuek terhadap kesehatan rambut akibat sering memakai helm.
" Penggunaan helm yang terlalu sering bisa menimbulkan berbagai masalah rambut seperti ketombe, gatal, dan rasa tak nyaman," kata Vivi dikutip dari Liputan6.com, Jumat 30 November 2018.

Vivi mengatakan ada tiga hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan rambut. Pertama, keramas ketika merasa rambut lembap.
Rambut yang sudah kotor akan terasa lembap, berminyak, dan gatal. Kalau tak segera keramas, kondisi ini bisa menimbulkan ketombe.
Kedua, takar sampo dengan telapak tangan. Hal ini sebenarnya untuk menghindari pemakaian yang berlebihan. Kalau langsung dituang ke kepala, penggunaan sampo sering tak terkontrol.
" Jadi, baiknya ditakar dulu," kata dia.
Ketiga, tidak masalah keramas setiap hari. Intensitas keramas sebenarnya tergantung dari aktivitas seseorang.
Ketika seseorang memiliki aktivitas sibuk di luar ruangan akan berbeda dengan pengendara motor yang hanya berangkat dan pulang kerja, tapi sehari-hari berada di bawah AC (Air Conditioner).

" Tingkat kekotoran setiap orang tidak sama. Ada orang yang sering berkeringat dan jika seseorang sudah merasakan kalau kulit kepalanya kotor dan aktivitasnya juga sibuk, sebenarnya tidak masalah keramas setiap hari," kata dia.
Keempat, pilih produk sampo yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan rambut. Untuk pemilihan shampo, Vivi menjelaskan antara pria dan wanita memiliki kebutuhan yang berbeda.
Untuk pria, karena lebih mudah berketombe lebih baik mencari perawatan rambut untuk kulit kepala. Sementara wanita, cari produk yang mengandung conditioning karena wanita lebih banyak melakukan eksperimen pada rambutnya.
" Produk sampo biasanya akan membuat rambut kering. Kamu harus memilih produk yang sesuai kebutuhan. Kamu bisa memilih sampo yang memiliki bahan conditioning," kata dia.
Kelima, kata Vivi, sebaiknya keramas dua kali. Yang pertama untuk mengangkat kotoran dan kedua mengoptimalkan hasilnya.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Jefry)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya